Enam Fotografer Disanksi Tidak Boleh Memotret di Menara Kudus

Enam fotografer menara mendapat sanksi tidak boleh memotret di kompleks Menara Kudus dan Makam Sunan Kudus.

Enam Fotografer Disanksi Tidak Boleh Memotret di Menara Kudus
tribun jateng/m syofri kurniawan
Masjid Menara Kudus. Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Enam fotografer menara mendapat sanksi tidak boleh memotret di kompleks Menara Kudus dan Makam Sunan Kudus.

Sanksi itu dijatuhkan karena sebelumnya terdapat peristiwa penganiayaan yang melibatkan fotografer dan peziarah.

Kapolsek Kota Kudus, AKP Khoirul Naim mengatakan, sebelumnya terjadi peristiwa pengeroyokan yang menimpa peziarah pada Minggu (21/4/2019).

Akibat kejadian tersebut, pihaknya bersama Pemerintah Desa Kauman, Kecamatan Kota Kudus telah melakukan pembinaan kepada fotografer yang diduga terlibat dalam pengeroyokan tersebut.

“Kami sudah melakukan pembinaan kepada enam fotografer yang diduga terlibat dalam pengeroyokan kepapa peziarah,” kata Naim kepada Tribun Jateng, Selasa (23/4/2019).

Naim melanjutkan, selain mendapat pembinaan, enam fotografer tersebut juga mendapat sanksi dari Paguyuban Fotografer Menara Kudus.

“Sanksi untuk fotografer tersebut tidak boleh beroperasi dalam menjual jasa foto sampai pada 6 Juni 2019,” kata Naim.

Sementara dari informasi dihimpun, kejadian penganiayaan yang menimpa peziarah ditengarai karena salah paham.

Semula ada seorang fotografer yang menawarkan jasa foto di sekitar kompleks Menara Kudus.

Namun, peziarah yang mendapat tawaran tersebut malah menolak tawaran dengan nada tinggi.

“Pembinaan sudah kami lakukan agar ke depan tidak terjadi kejadian serupa,” katanya.

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved