Kesedihan Korban Kebakaran Pasar Mandiraja, Jelang Puasa Belum Bisa Tempati Lapak Darurat

Peristiwa kebakaran yang menghanguskan ratusan kios dan los di pasar Mandiraja Banjarnegara Minggu, (3/3/2019) lalu, masih menyisakan duka

Kesedihan Korban Kebakaran Pasar Mandiraja, Jelang Puasa Belum Bisa Tempati Lapak Darurat
khoirul muzaki
warga melihat puing-puing kebakaran Pasar Mandiraja Banjarnegara. Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Peristiwa kebakaran yang menghanguskan ratusan kios dan los di pasar Mandiraja Banjarnegara Minggu, (3/3/2019) lalu, masih menyisakan duka bagi para pedagang.

Sebulan lebih musibah itu berlalu, para korban kebakaran masih terkatung nasibnya.

Pasar darurat yang dibangun Pemerintah Kabupaten Banjarnegara di komplek pasar dan terminal belum bisa ditempati karena belum sepenuhnya jadi.

Sebagian kerangka bangunan berbahan kayu masih belum terpasang atap.

Sebagian lantai lapak pun masih berlubang karena belum dipasang papan oleh tukang.

Padahal, para korban sudah tidak sabar menempati lapak yang didirikan dengan bahan kayu beratap seng itu.

Solihin, satu di antara korban kebakaran memantau pembangunan pasar relokasi di komplek terminal Mandiraja.

Ia ingin memastikan pekerjaan itu cepat selesai sehingga dia bisa segera berjualan.

Suara ketukan palu para tukang menambah keramaian terminal.

Wajar Solihin tidak sabar menanti pekerjaan itu selesai.

Halaman
1234
Penulis: khoirul muzaki
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved