Pemilihan Ulang TPS 2 Kelurahan Balok Diundur, KPU Kendal Ungkap Surat Suara Belum Diterima

KPU Kabupaten Kendal dipastikan tidak jadi menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada Kamis (25/4/2019).

Penulis: Dhian Adi Putranto | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/DHIAN ADI PUTRANTO
Petugas mengepak surat suara hasil sortir di Gudang KPU Kabupaten Kendal, Selasa (9/4/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - KPU Kabupaten Kendal dipastikan tidak jadi menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada Kamis (25/4/2019).

PSU yang seyogyanya dilaksanakan di TPS 2 Kelurahan Balok Kecamatan Kendal itu pada Kamis (25/4/2019) diundur pelaksanaannya pada Sabtu (27/4/2019).

Ketua KPU Kabupaten Kendal, Hevy Indah Oktaria mengatakan, pelaksanaan PSU diundur karena surat suara yang digunakan hingga saat ini belum tersedia di gudang logistik pemilu KPU Kendal.

"Surat suara yang hendak digunakan belum tersedia dan baru akan diterima kami pada Kamis (25/4/2019). Karenanya diundur dua hari," katanya, Selasa (23/4/2019).

Hevy mengatakan, PSU tersebut tidak dapat menggunakan surat suara sisa dari hari pemungutan suara pada 17 April 2019.

Surat suara yang digunakan ini merupakan surat suara baru karena ada sedikit perbedaan dengan surat suara pada pemungutan suara sebelumnya.

Selain itu surat suara sisa dan yang dinyatakan rusak sudah dimusnahkan KPU agar tidak disalahgunakan untuk melakukan tindak kecurangan.

"Surat suara ini pada bagian atasnya terdapat tulisan 'Pemungutan Ulang', sehingga tidak bisa pakai surat suara yang lama, kotak suara yang digunakan pun demikian. Saat ini sedang proses pencetakaan oleh KPU RI," jelasnya.

Terkait pelaksanaan PSU yang diundur itu, pihaknya juga telah menyampaikan hal itu kepada Bawaslu Kabupaten Kendal.

Pihaknya pun telah berkoordinasi dengan KPPS TPS terkait untuk melakukan penyelenggaraan pada Sabtu (27/4/2019).

"Untuk panitia sudah menyatakan siap. Harapannya besok berjalan lancar," katanya.

Sementara itu, Koordinator Divisi Penindakan Bawaslu Kabupaten Kendal, Ubaidillah mengatakan, rencana pengunduruan PSU ini sudah diketahui seluruh pihak terkait.

Menurutnya, rencana pengunduran PSU ini masih diperkenankan karena batas maksimal pelaksanaan yakni 10 hari setelah hari pemungutan suara pemilu.

"Dalam Pasal 373 Ayat 3 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, batas maksimal pelaksanaan PSU yakni 10 hari setelah pemungutan suara. Berarti paling lambat adalah 27 April 2019," katanya.

Ia mengatakan, sebelumnya juga pihaknya telah mengirimkan rekomendasi PSU kepada KPU Kabupaten Kendal karena pihaknya menemukan pelanggaran administrasi pada proses pemungutan di TPS tersebut.

"Hasil pengawasan jajaran kami, di sana terjadi pelanggaran administrasi. Yakni KPPS mengizinkan tiga orang dari kabupaten lain mencoblos di Kendal dan hanya berbekal e-KTP. Padahal, tiga orang tadi tidak terdaftar di DPT dan DPTb," katanya.

Dalam hal ini KPU Kendal menyelenggarakan PSU untuk empat jenis pemilihan yakni Pemilihan Presiden, DPD, DPR RI, dan DPRD Provinsi. (Dhian Adi Putranto)

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved