Sempat Ingin Jual Ginjal Untuk Lunasi Utang Kampanye, Candra Akhirnya Jadi Anggota DPRD

Candra Saputra warga Desa Wonosari Kecamatan Siwalan Kabupaten Pekalongan jadi anggota DPRD usai periode sebelumnya kalah dan punya utang Rp 400 juta.

Sempat Ingin Jual Ginjal Untuk Lunasi Utang Kampanye, Candra Akhirnya Jadi Anggota DPRD
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Sejumlah warga mendatangi kediaman Candra Saputra di Desa Wonosari Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, untuk memberikan selamat atas suara yang diraih dalam Pileg, Selasa (23/4/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Sejumlah orang mendatangi kediaman Candra Saputra (31) yang terletak di Desa Wonosari Kecamatan Siwalan Kabupaten Pekalongan.

Mereka datang untuk memberikan selamat atas perolehan suara yang didapat Candra, dalam gelaran Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019.

Pasalnya, Candra mendapatkan suara terbanyak sementara di wilayah Kabupaten Pekalongan dengan jumlah 13.482 suara.

Meskipun mendapatkan suara terbanyak, namun perjuangan Candra terbilang berat.

Pasalnya ia sempat dililit hutang Rp 400 juta saat mengadu nasib dalam pencalonan anggota DPRD Kabupaten Pekalongan tahun 2014 lalu.

Bahkan untuk melunasi utang-utangnya, ia hendak menjual ginjalnya karena sudah tak mampu melunasi tanggungan tersebut.

KPU Kabupaten Pekalongan Terima Laporan Petugas KPPS Meninggal Dunia

Namun nasib berkata lain, Candra menjadi pemuncak perolehan suara sementara di Kabupaten Pekalongan, dan berpotensi duduk di kursi DPRD mewakili Dapil III dari Partai Amanat Nasional (PAN).

Kepada Tribunjateng.com, Candra menceritakan kenangan pahitnya saat mencoba keberuntungan di gelaran pesta demokrasi beberapa waktu silam.

"Benar saya memang pernah dililit utang, sampai ingin menjual ginjal untuk melunasinya. Saat itu sudah hampir putus asa, karena hampir satu pekan saya tinggal Jakarta, dan tidur di emperan serta Masjid. Saya ke Jakarta untuk menjual ginjal untuk melunasi utang yang saya gunakan untuk kampanye waktu itu," paparnya, Selasa (23/4/2019).

Diceritakan Candra, karena sudah putus ia berusaha menemui Menteri BUMN yaitu Dahlan Iskan, untuk meminta bantuan

Halaman
12
Penulis: budi susanto
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved