Pemilu 2019

25 Petugas Pemilu Meninggal di Jawa Tengah, Ganjar Pastikan Beri Santunan

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo akan memberikan santunan kepada keluarga penyelenggara pemilu yang meninggal dunia maupun yang di rumah sakit

25 Petugas Pemilu Meninggal di Jawa Tengah, Ganjar Pastikan Beri Santunan
Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat menggelar konferensi pers bersama Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono, Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Mochamad Effendi, Ketua KPU, Bawaslu, Ketua MUI dan jajaran Forkompimda di Puri Gedeh, Kamis (18/4). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Faizal M Affan

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Proses pemilihan umum (pemilu) serentak pada 17 April 2019 lalu menyisakan sejumlah catatan.

Yang paling mendapat perhatian adalah banyaknya penyelenggara pemilu, mulai anggota KPPS hingga pengawas, serta petugas keamanan dari Polri, meninggal dunia.

Data terakhir mencatat, ada sebanyak 139 petugas Pemilu 2019 yang meninggal dunia.

Dari jumlah tersebut, 25 di antaranya adalah petugas pemilu di Jawa Tengah.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya para petugas demokrasi itu.

Dirinya mengatakan, akan memberikan santunan kepada keluarga petugas pemilu di Jawa Tengah yang meninggal dunia maupun yang dirawat di rumah sakit.

"Insya Allah Jumat besok akan kami berikan santunan. Tidak hanya yang meninggal saja, tapi yang sakit juga akan kami berikan," kata Ganjar di Semarang, Rabu (24/4/2019).

Ganjar mengatakan, sudah mendapat laporan nama dan alamat petugas pemilu 2019 yang meninggal atau yang sakit.

"Nanti akan kami datangi sebagai bentuk solidaritas. Soal santunan sudah kami siapkan," terangnya.

Catatan

Ia melanjutkan, pemilu tahun ini cukup menjadi perhatian. Ada sejumlah catatan-catatan, baik tentang kesehatan maupun tekanan bekerja.

Halaman
12
Editor: m nur huda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved