Pemilu 2019

Bappilu Gerindra Salatiga Minta Bawaslu Cek Ulang 2 TPS Diduga Bermasalah

Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Gerindra Kota Salatiga menilai perlu adanya tindaklanjut pada TPS yang diduga bermasalah

Bappilu Gerindra Salatiga Minta Bawaslu Cek Ulang 2 TPS Diduga Bermasalah
TRIBUNJATENG.COM/M NAFIUL HARIS
Sekretaris Bappilu Partai Gerindra Kota Salatiga Arif Budiyanto (tengah) bersama pengurus lainnya.  

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Nafiul Haris

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Menyikapi perkembangan porses pemilu yang sampai sekarang masih terus berjalan dan adanya temuan Bawaslu Salatiga terhadap beberapa TPS terindikasi pelanggaran, Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Gerindra Kota Salatiga menilai perlu adanya tindaklanjut.

Sekretaris Bappilu Partai Gerindra Kota Salatiga Arif Budiyanto mengatakan secara umum ia mengapresiasi pelaksanaan pemilu yang berlangsung, aman, lancar, dan kondusif.

Hanya saja, kata dia, hal-hal bermasalah pada TPS 9 dan 51 Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Sidomukti Kota Salatiga diharap dilakukan peninjaulan ulang.

“TPS 9 kami anggap bermasalah, karena saat penghitungan ulang tingkat PPK tidak ada kertas planonya. Lalu, TPS 51 juga demikian saat dihitung ulang antara jumlah pemilih, dan suara sah, tidak sah hasilnya berbeda,” terangnya kepada Tribunjateng.com, Rabu (24/4/2019).

Terkait masalah tersebut, ia meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Salatiga agar mengusut tuntas pihak-pihak yang terindikasi melakukan pelanggaran karena patut diduga pada dua TPS itu terjadi kecurangan.

Dikatakannya, Partai Gerindra sebagai peserta pemilu yang secara legal juga memiliki hak menerima ataupun menolak hasil pemungutan dan penghitungan suara berharap penyelenggara dan pengawas bersikap adil.

“Untuk membuktikan itu bukan ranah kami (partai) tetapi yang berkompeten disini ialah Bawaslu, KPU, dan Sentra Gakkumdu. Atas hal itu kami saat ini sedang menyiapkan surat protes kepada Bawaslu proses selanjutnya sepenuhnya kami serahkan mereka,” katanya.

Menurut Arif, pada dua TPS tersebut berdasarkan keterangan para saksi partai terdapat selisih suara yang tidak rasional sehingga patut diduga terjadi penggelembungan suara terhadap salah satu calon lain.

Ia menambahkan, surat protes yang hendak dikirimkan berisi permintaan Bawaslu supaya mengkroscek ulang secara total.

Halaman
12
Penulis: M Nafiul Haris
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved