Polri Kerahkan Brimob ke Jakarta Antisipasi Gangguan Keamanan Seusai Pemilu

Kabar mengenai pengerahan pasukan Brimob dari daerah ke Jakarta, dikonfirmasi pihak yang berwenang.

Polri Kerahkan Brimob ke Jakarta Antisipasi Gangguan Keamanan Seusai Pemilu
daniel ari purnomo
Sejumlah personel Sat Brimob Polda Jateng menghadiri apel gelar pasukan jelang kampanye terbuka Pemilu 2019 di lapangan parkir Stadion Manahan, Kota Surakarta, Rabu (20/3/2019) pagi. 

"Itu kebijakan Polri, tentunya berdasarkan keamanan setempat. Untuk apa? Membuat masyarakat tentram dan tidak khawatir terhadap hal-hal yang dianggap mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat," ujar mantan Panglima ABRI ini.

Berlebihan

Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjutak angkat bicara terkait pengerahan ratusan personel Brimob ke Jakarta. Menurut Dahnil pihak kepolisian jangan terlalu berlebihan sehingga menimbulkan kesan bahwa kondisi ibu kota tidak aman.

"Saya pikir waspada silakan, jadi terkesan jangan berlebihan gitu ya, jadi terkesan bahwasanya situasi kita tidak aman," kata Dahnil.

Menurut Dahnil kondisi tersebut kurang baik di mata dunia internasional. Karena terkesan Indonesia sekarang dalam kondisi gawat darurat.

"Jadi Justru kondisi seperti itu tidak baik dilihat oleh dunia internasional, dunia internasional kan tidak paham ketika ada simbol simbol orang bersenjata dan berseragam dikerahkan dalam jumlah yang besar pasti ada kegawatdaruratan, nah itu justru memperburuk citra Indonesia di dunia internasional cara-cara begitu, jadi justru harusnya di era demokrasi pola-pola dialogis itu yang dikedepankan," katanya.

Menurut Dahnil masyarakat Indonesia sudah dewasa dalam berdemokrasi. Hanya saja menurutnya kuncinya pemerintah menghadirkan keadilan.

"Kalau pemerintahnya bisa berlaku adil, kalau politik kita itu mempertontonkan politik berkeadilan enggak masalah, hampir semua teori di dunia ini menyatakan di suatu negara hancur, rusak karena ketidakadilan, maka pemerintah, aparatur, termasuk polisi adalah memastikan keadilan hukum jangan menggunakan keadilan hukum, jangan menggunakan hukum untuk kepentingan politik," tuturnya.

Menurut Dahnil terkait protes yang disampaikan masyarakat dalam penyelenggaraan Pemilu hal itu merupakan hal yang lumrah dalam negara demokrasi. Tidak ada larangan dalam konsitusi untuk menyampaikan pendapat.(Tribun Network/fah/fel/fik/wly)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved