Presiden Jokowi Kalahkan Presiden Rusia Sebagai Pemimpin Populer di Dunia Menurut Media Asing Ini

Sebuah media online internasional, Gzeromedia.com, menobatkan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) sebagai pemimpin terpilih paling populer di dunia.

Presiden Jokowi Kalahkan Presiden Rusia Sebagai Pemimpin Populer di Dunia Menurut Media Asing Ini
Istimewa
Presiden Joko Widodo saat berbincang dengan Sugiyati dan Sokiman, ketika mengunjungi ponpes Darussalam Timur Watucongol Kabupaten Magelang, Sabtu (23/3/2019). Saat berdiskusi, Sugiyati memanggil Presiden Jokowi dengan sebutan Kiai. 

Pernah Masuk 100 Tokoh Paling Berpengaruh 2015 Versi Majalah Time

Pada tahun 2015, Jokowi juga pernah masuk dalam jejeran 100 tokoh paling berpengaruh versi majalah Time.

Dilansir oleh Kompas.com, situs resmi Time, pada 16 April 2015, menyatakan, Presiden Jokowi masuk dalam kategori "Leaders” bersama 31 sosok berpengaruh lainnya, antara lain Presiden AS Barack Obama, mantan Menteri Luar Negeri AS yang kini maju sebagai bakal calon presiden negara itu dari Partai Demokrat Hillary Clinton, Presiden Tiongkok Xi Jinping, Perdana Menteri India Narendra Modi, Kanselir Jerman Angela Merkel, dan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Time menampilkan pendapat mantan Presiden Bank Dunia dan mantan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Paul Wolfowitz, terkait kiprah Jokowi.

Wolfowitz menjuluki Jokowi sebagai "Indonesia's anti-extremist".

Wolfowitz membeberkan perjalanan karier Jokowi.

Jika Jokowi Menang Atas Prabowo & Jadi Presiden Lagi, Ia Cetak Rekor 5 Kali Pemilu Tak Pernah Kalah

Dari pemuda sederhana yang kemudian menjadi pengusaha dan politisi, yaitu sebagai Wali Kota Solo yang sukses, gubernur salah satu megacity terbesar di dunia, sampai menjadi presiden.

Wolfowitz menulis bahwa Jokowi merupakan "orang biasa" pertama yang mampu mencapai prestasi tersebut. Sejak terpilih, Jokowi telah memancarkan aura youthful dan pendekatan yang dekat dengan rakyat.

Secara khusus, Wolfowitz terkesan dengan keberanian Jokowi melawan kaum ekstremis berbasis agama yang menolak penunjukan seorang perempuan Kristen sebagai lurah di kawasan Jakarta Selatan.

Wolfowitz tampaknya merujuk pada penunjukan Susan Jasmine Zulkifli sebagai lurah di Kelurahan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, tahun 2013.

Halaman
1234
Editor: suharno
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved