Ternyata Meninggalnya Pamuji Bukan karena Dianiaya, Polisi Ungkap Hasil Penyelidikan Tak Terduga

Pamuji (35), warga Sobokarti Kota Semarang ditemukan meninggal dunia pada Selasa (23/4/2019) sore sekitar pukul 16.30

Ternyata Meninggalnya Pamuji Bukan karena Dianiaya, Polisi Ungkap Hasil Penyelidikan Tak Terduga
Ilustrasi tewas.(Shutterstock) 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Pamuji (35), warga Sobokarti Kota Semarang ditemukan meninggal dunia pada Selasa (23/4/2019) sore sekitar pukul 16.30.

Berbeda dari dugaan awal, penyebab meninggalnya bukan karena dianiaya. 

Hasil Penyelidikan polisi ungkap hal yang tak terduga.

Korban ditemukan meninggal dunia di kediaman orang tuanya Dusun Slowah RT 1 RW 4 Desa Pagersari Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang.

Pamuji yang berprofesi sebagai karyawan swasta sudah berkeluarga tiba-tiba pulang ke rumah orangtuanya, Siamah (65) di Desa Pagersari, Kecamatan Bergas.

Ia tiba sekitar pukul 11.00.

Siamah yang mengetahui kehadiran anaknya, mempersilakan anaknya makan siang terlebih dahulu.

Siamah mengatakan bahwa anaknya mengaku tengah cekcok dengan istrinya.

Terkait percekcokan apa dan bagaimana, Siamah tak mengetahui hal tersebut.

"Dia cerita kalau kemarin habis bertengkar dengan istrinya. Pertengkarannya karena apa tidak cerita dengan saya," ujar Khaimah.

Halaman
123
Penulis: amanda rizqyana
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved