132 Paket Proyek DPUPR Kendal Belum Dilelang, Alasannya Karena Muncul Peraturan Baru

Dari 175 paket pekerjaan yang dilaksanakan tahun ini, paling banyak adalah paket pekerjaan dari Binamarga, yakni ada 132 paket.

132 Paket Proyek DPUPR Kendal Belum Dilelang, Alasannya Karena Muncul Peraturan Baru
TRIBUN JATENG/DHIAN ADI PUTRANTO
Warga melintasi ruas Jalan penghubung Mojo-Kedungsari yang rusak parah, Kamis (21/3/2019). Pertengahan 2019, Pemkab Kendal berencana akan memperbaiki jalan tersebut, termasuk empat titik lainnya. 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Tak sedikit proyek Pemkab Kendal belum terdaftar dan terlelang hingga saat ini oleh Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kabupaten Kendal.

Akibatnya, masyarakat setempat kemungkinan besar pun terdampak, tidak bisa menikmati hasil proyek pekerjaan pada saat Lebaran.

Seperti proyek pekerjaan perbaikan jalan.

Belum terlelangnya proyek peningkatan dan pemeliharaan jalan di beberapa ruas di Kabupaten Kendal berakibat akan dirasakan masyarakat, terhadap kondisi yang rusak.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Kendal, Sugiyono mengatakan, total ada 256 ruas jalan kabupaten.

Dari total itu, terdapat 80 ruas berkondisi mantap, namun sisanya mengalami rusak ringan dan rusak berat.

"Tahun ini ada 98 ruas jalan yang akan ditingkatkan kondisi jalan yang rusak berat. Sedangkan yang rusak sedang akan dilakukan perawatan secara mobiling rit (pemeliharaan jalan)," katanya, Kamis (25/4/2019).

Namun pihaknya hingga saat ini belum dapat melaksanakan hal itu, karena dari 132 paket pekerjaan yang pihaknya unggah ke website Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kabupaten Kendal, belum ada masuk dalam daftar lelang.

"Total proyek Dinas PUPR Kabupaten Kendal ada 175 proyek. Yang sudah didaftarkan ada 132 paket pekerjaan, namun belum ada yang masuk lelang," katanya.

Ia mengatakan, beberapa waktu lalu masyarakat Ringinarum pernah meminta untuk perbaikan jalan yang rusak.

Halaman
12
Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved