Dokter Temukan Kandungan Darah di Urine Syafia, Bocah Yang Selamat Setelah Makan Cokelat Mermaid

Dokter yang menangani Nur Syafia Rahman di Rumah Sakit Budi Rahayu Kota Pekalongon, menyatakan Syafia mengalami intoksikasi atau keracunan.

Dokter Temukan Kandungan Darah di Urine Syafia, Bocah Yang Selamat Setelah Makan Cokelat Mermaid
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Dokter Shiren Amelia, dokter yang menangani Nur Syafia Rahman korban coklat mermaid, Kamis (25/4/2019) petang. 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Dokter yang menangani Nur Syafia Rahman di Rumah Sakit Budi Rahayu Kota Pekalongon, menyatakan Syafia mengalami intoksikasi atau keracunan.

Namun pihak RS Budi Rahayu sedang mendiagnosa kemungkinan-kemungkinan lainnya, karena dalam pemeriksaan urin Syafia mengandung darah.

Dokter Shiren Amelia, yang menangani Syafia menjelaskan kepada Tribunjateng.com, leukosit atau darah Syafia meningkat menjadi 16 ribu, sedangkan normalnya di bawah 14 ribu.

"Leukosit Syafia meningkat bisa jadi karena intoksikasi setelah memakan coklat mermaid," jelasnya di ruang kerjanya, Kamis (25/4/2019) petang.

Shiren menjelaskan, saat dibawa ke rumah sakit Rabu (24/4) lalu, Syafia mengalami muntah-muntah, disertai pusing hebat.

"Itu menandakan tubuhnya kemasukan benda asing, dan tubuh Syafia menolaknya.

Dan gejala tersebut merupakan gejala keracunan," paparnya.

Dilanjutkannya, hampir 24 jam Syafia dirawat di RS Budi Rahayu, dan kini kondisinya menunjukkan peningkatan.

"Kondisinya mulai membaik, yang dikeluhkan saat dibawa pertama kali ke sini, kesadarannya penuh bahkan sudah bisa diajak komunikasi,

serta gejala mual diperutnya sudah tidak dirasa lagi," ungkap Shiren.

Halaman
12
Penulis: budi susanto
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved