Pembangunan Pasar Mandiraja Banjarnegara Direncanakan pada 2020, Ini Alasannya

Pembangunan pasar Mandiraja di Kecamatan Mandiraja Kabupaten Banjarnegara direncanakan akan dilaksanakan pada tahun 2020 mendatang.

Pembangunan Pasar Mandiraja Banjarnegara Direncanakan pada 2020, Ini Alasannya
khoirul muzaki
warga melihat puing-puing kebakaran Pasar Mandiraja Banjarnegara 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Pembangunan pasar Mandiraja di Kecamatan Mandiraja Kabupaten Banjarnegara direncanakan akan dilaksanakan pada tahun 2020 mendatang.

Tetapi, menurut Kepala Bidang Pasar pada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Banjarnegara Hari Arumbinuko, pihaknya belum menentukan darimana sumber anggaran untuk pembangunan pasar permanen itu didapatkan.

Sumber anggaran bisa saja berasal dari APBD Kabupaten Banjarnegara, APBD Provinsi Jawa Tengah, Dana Alokasi Khusus (DAK), atau Tugas Pembantuan (TP).

Sebagaimana diketahui, ratusan pedagang pasar Mandiraja harus kehilangan kios maupun los dan berikut dagangannya karena musibah kebakaran yang menghanguskan pasar itu, (3/3) lalu.

Ratusan pedagang itu pun kini masih menunggu proses pembangunan pasar relokasi jadi sehingga bisa ditempati untuk berjualan kembali. Meski untuk membangun kembali usaha itu, sebagian mereka keberatan lantaran dagangan habis dilalap api. Sementara modal untuk mengisi lapak kembali dengan dagangan terbatas.

"Pembangunan pasar permanen kita rencanakan tahun depan 2020,"katanya

Sembari menunggu pembangunan pasar permanen, para pedagang yang kiosnya terbakar akan menempati pasar sementara bantuan pemerintah.

Pembangunan pasar relokasi ini ditangani oleh BPBD Banjarnegara. Pihaknya berharap pasar darurat ini selesai pembangunannya sebelum Ramadan.

Dengan demikian, para pedagang bisa menempati lapak sementara itu dan berjualan pada momentum puncak keramaian pasar menjelang Idul Fitri.

Menurut Hari, pasar relokasi ini dibagi menjadi dua tempat. Pedagang barang yang bersifat basah semisal sayur dan buah akan menempati lapak relokasi di timur pasar Mandiraja.

Adapun pedagang barang kering semisal pakaian direlokasi di area terminal Mandiraja tak jauh dari pasar. Setiap pedagang akan mendapatkan jatah satu lapak dengan ukuran 2x2 meter.

Adapun pembagian lapak ini untuk masing-masing pedagang akan dilakukan oleh penanggungjawab pasar.
Pedagang tidak boleh memilih atau menentukan sendiri calon lapaknya.

Terkait pemempatan ini, akan ada pemberitahuan kepada pedagang setelah pembangunan pasar relokasi jadi dan siap ditempati.

"Nanti ada pemberitahuan ke pedagang. Bekerjasama dengan paguyuban pedagang,"katanya.(*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved