Kamis, 9 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Peserta Expo Pendidikan Unjuk Potensi, Bupati Sragen Siap Bimbing

Expo Pendidikan Pameran Inovasi yang kali pertama digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sragen hari ini berlangsung meriah.

TRIBUN JATENG/MAHFIRA PUTRI MAULANI
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat mendatangi stand Risang Dias SMP Negeri 1 Masaran 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Expo Pendidikan Pameran Inovasi yang kali pertama digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sragen hari ini berlangsung meriah.

Sebanyak 140 stand dari berbagai sekolah di Kabupaten Sragen berlomba-lomba menunjukkan potensinya.

Salah satu peserta Risang Dias Dirgantara siswa SMP Negeri 1 Masaran memamerkan pot bunga yang berbahan baku tanah liat.

Siswa kelas tujuh tersebut mengaku senang bisa mengikuti pameran tersebut. Stand sekolahnya menjadi salah satu stand yang dikunjungi Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati.

"Pot-pot yang kami pajang ini hasil karya teman-teman kelas tujuh," ujarnya kepada Tribunjateng.com.

Lain halnya yang dipamerkan oleh Nadine siswi SMP Negeri 2 Kalijambe. Dirinya memamerkan kain batik tulis hasil karya tangannya.

"Kalo untuk kain satu meter biasanya kami butuh satu minggu pengerjaan," ujarnya di sela-sela membatik kain.

Sementara itu Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Kalijambe Tukimin mengatakan upaya yang dilakukan sekolah seperti membatik ini guna memberi keahlian untuk siswa-siswinya.

"Mereka kami beri kemampuan selain ilmu pengetahuan dari bersekolah, agar mereka mempunyai bekal untuk kehidupan mereka," ujar Tukimin.

Dirinya mengatakan hasil batik dari siswa-siswinya untuk operasional di sekolahan.

"Kami kan hanya dapat dana dari bos masih kurang, sehingga kami tutup dengan wirausaha seperti ini," lanjutnya.

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengatakan pameran ini memang sebagai ajang memajang kreatif dan inovatif dari siswa-siswi.

Dirinya mengaku pihaknya siap memberikan ruang kepada kreativitas siswa-siswi.

"Kita akan adakan bimbingan jika memang berpotensi, kita akan membina sampai bisa dimanfaatkan," jelas Yuni.

Yuni mengatakan kegiatan seperti ini akan terus didukung oleh pemerintah. Menurutnya kegiatan ini adalah upaya cooling system pascapemilu 17 April lalu.

Pameran ini tentu didukung kegiatan lain, seperti pameran produk, community, FLS2N, bazar buku, donor darah, wisata, kuliner, games, hiburan, gebyar paud, pentas wayang kulit, serta masih banyak lagi.

Selama kegiatan pameran berlangsung dari pembukaan hingga penutup, panggung utama akan terisi kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh anak-anak dan peserta. (uti)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved