PSU SUSULAN: PSU Pilpres di TPS 34 Sidorejo Sudah Hadir 90 Persen

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Salatiga hari ini menggelar pemungutan suara ulang (PSU) di TPS 34 Kelurahan Salatiga, Kecamatan Sidorejo

PSU SUSULAN: PSU Pilpres di TPS 34 Sidorejo Sudah Hadir 90 Persen
TRIBUNJATENG.COM/M NAFIUL HARIS
Seorang warga memasukkan surat suara Pilpres seusai menggunakan hak pilihnya di TPS 34, Kelurahan Salatiga, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, Sabtu (27/4/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Salatiga hari ini menggelar pemungutan suara ulang (PSU) di TPS 34 Kelurahan Salatiga, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, Sabtu (27/4/2019).

Ketua Panitia Pemilu Kecamatan (PPK) Sidorejo Elisa Irawati mengatakan PSU dilakukan karena saat hari H pemilu 17 April 2019 lalu terdapat dua pemilih bukan warga asli Salatiga menggunakan hak pilihnya pada TPS 34.

"Total disini ada 213 orang atau pemilih. Dan PSU kali ini hanya Pilpres saja. Tadi dimulai tepat pukul 07.00 WIB. Sampai sekarang sekira 90 pemilih sudah hadir," terangnya kepada Tribunjateng.com, Sabtu (27/4/2019)

Menurut Elisa prosedur pemungutan suara tetap sama seperti saat pemilu 17 April kemarin TPS akan ditutup pada pukul 13.00 WIB kemudian dilanjutkan penghitungan.

Ia menambahkan kronologis adanya dua pemilih tidak masuk DPT Salatiga tetapi diperbolehkan mencoblos awalnya sudah diberitahu tetapi memaksa. Karena petugas KPPS merasa tersudut kemudian dilakukan komunikasi pula dengan saksi dua orang itu kemudian diperbolehkan.

"Jadi PSU kali ini harapannya semua bisa hadir. Mudah-mudahan partisipasi warga tetap tinggi," katanya

Komisioner Bawaslu Kota Salatiga Dhomiri menyampaikan dua orang yang ikut mencoblos saat pemilu lalu ialah warga asal Jayapura dan Temanggung. Keduanya merupakan orangtua mahasiswa kebetulan waktu hari H 17 April sedang ada acara di Salatiga.

Sehingga Bawaslu memutuskan digelar PSU karena masuk kategori pelanggaran administrasi atau kejadian khusus. Kedua orang itu saat mencoblos juga tidak menyertakan formulir A5 atau pindah pilih.

"Karena mereka luar daerah hanya boleh mencoblos Pilpres saja. Dan PSU kali ini juga demikian soal Pileg semuanya lancar ada pelanggaran tapi sudah selesai tingkat TPS masing-masing," ujarnya

Kapolres Salatiga AKBP Gatot Hendro Hartono menuturkan untuk pengamanan PSU pihaknya menerjunkan sebanyak 15 personil polisi dibantu 5 TNI dan 2 Linmas.

"Pola pengamanan sama hanya saja kita tebalkan. Berbeda dengan kemarin setiap TPS dijaga 2 personil polri," ungkapnya

Secara umum dikatakan AKBP Gatot pelaksanaan pemilu 2019 di Salatiga tidak ada kerawanan. Pasca PSU dan dilakukan penghitungan selanjutnya dibawa ke PPK setelah selesai semua rekapitulasi disusulkan ke KPUD Kab/Kota. (ris)

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved