Ibu Bunuh Diri Bawa Bayinya di Jembatan Serayu Cilacap, Kenali Gejala Baby Blues

Septiana terjun dari Jembatan Maos Cilacap sambil menggendong anaknya. Ia mulai menunjukkan gejala baby blues sejak kehamilannya

Ibu Bunuh Diri Bawa Bayinya di Jembatan Serayu Cilacap, Kenali Gejala Baby Blues
TRIBUN JATENG/PERMATA PUTRA SEJATI
Warga di atas Jembatan Serayu sesaat setelah kejadian diduga seorang ibu dan anaknya bunuh diri terjun dari jembatan Serayu, Kecamatan Maos, Kabupaten Cilacap pada Sabtu (27/4/2019). 

Saat seorang ibu merasa sedih bahkan tertekan usai melahirkan, hal itu bisa mengantarkan ibu pada gangguan kejiwaan berupa baby blues syndrome.

Baby blues syndrome adalah perasaan yang sangat sedih di hari-hari setelah bayi lahir dan itu sangat normal.

Dilansir dari cussonsbaby, ciri-ciri baby blues yang paling umum adalah seorang ibu akan merasa mudah menangis, mudah tersinggung, dan sedikit tertekan.

Jika seorang istri yang baru melahirkan mengalami gejala di atas, maka para suami harus waspada dengan perkembangan emosi sang istri.

Jika sang istri terus mendapatkan tekanan dari luar, maka ia bisa mengalami depresi hingga bunuh diri.

Diperkirakan sebanyak 50 - 80% dari perempuan yang baru melahirkan mengalami baby blues.

Gejala Baby Blues Syndrome paling umum adalah istri menangis tanpa alasan yang jelas, mudah kesal, cepat merasa lelah, tidak memiliki rasa percaya diri, mudah tersinggung.

Dampaknya ia semakin enggan untuk memperhatikan si Kecil.

Gejala berlanjut, istri akan sulit tidur, cemas berlebih, panik tiba-tiba, menangis tanpa sebab dan hilangnya perhatian kepada anak hingga menyakiti anak sendiri.

Baby Blues disebabkan karena hormon.

Halaman
1234
Penulis: Wilujeng Puspita
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved