Jelang Ramadhan, Wawali Salatiga Ajak Warga Jaga Ketahanan Pangan
Pameran Toko Tani Indonesia (TTI) di Taman Tingkir Kota Salatiga Sabtu-Minggu (27-28/4/2019).
Penulis: M Nafiul Haris | Editor: galih permadi
Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Nafiul Haris
TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Dalam rangka mendukung upaya sejumlah pihak terkait pentingnya menjaga ketahanan pangan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL), dan berbagai kelompok pertanian menggelar Pameran Toko Tani Indonesia (TTI) di Taman Tingkir Kota Salatiga Sabtu-Minggu (27-28/4/2019).
Wakil Walikota Salatiga Muh Haris mengatakan meskipun lahan pertanian di Kota Salatiga relatif tidak luas namun menurutnya upaya apapun kerangka menjaga keberlangsungn pangan harus tetap dioptimalkan satu diantaranya melalui pameran ketahanan pangan.
“Dengan dukungan dari daerah sekitar, ketahanan pangan di Kota Salatiga ini dapat diwujudkan. Jadi secara kedaulatan pangan memang belum mampu karena keterbatasan lahan, namun dari segi ketahanan pangan sudah tercapai,” terangnya kepada Tribunjateng.com, Sabtu (27/4/2019)
Menurut Wakil Walikota sinergitas antar berbagai pihak dalam mewujudkan ketahanan pangan juga sangat dibutuhkan agar ketersediaan pangan senantiasa terjaga terutama pada momen tertentu seperti jelang Bulan Ramadhan dan Idul Fitri.
Sehingga kata dia, tidak menimbulkan permasalahan berkaitan dengan ketahanan pangan.
“Pada momen tertentu seperti memasuki Bulan Ramadhan, Idul Fitri biasanya ada peningkatan kebutuhan pangan. Karenanya sinergi dari berbagai pihak harus dijaga dalam mewujudkan ketahanan pangan,” katanya
Dikatakan Muh Haris, acara bertema besar kampanye ketahanan pangan dinilai perlu terus digalakkan karena merupakan salah satu ikhtiar pihak-pihak dalam bersinergi dan menjaga ketercukupan pangan di Kota Salatiga.
Ia menambahkan, kemasan yang tidak hanya pameran melainkan ada bazar sembako murah, kemudian rembug gapoktan dengan pimpinan daerah, bahkan edukasi petani muda sangat efektif.
Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan Dinas Pangan Kota Salatiga, Sulastri Wiryaningsih, dalam laporannya menyampaikan kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebuT menampilkan 40 stan serta melibatkan Lembaga Usaha Pangan Masyarakat Gapoktan Prima Agung, TTI Center Jawa Tengah, KRPL se-Kota Salatiga, kelompok binaan Dinas Pangan, dan distributor.
“Bahwa selain sebagai sarana meningkatkan pemahaman masyarakat tentang TTI, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pendayagunaan TTI untuk memperpendek rantai distribusi pangan pokok. Sehingga, harapannya akan mendorong stabilitas harga pangan pokok di Kota Salatiga,” jelasnya (ris)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/wakil-walikota-salatiga-muh-haris-berbaju-putih.jpg)