UDD PMI Kota Semarang Buka Layanan 24 Jam Bulan Ramadhan, Ada Bingkisan Sembako dan Kaos

Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang siap siagakan pelayanan 24 jam pengambilan darah selama bulan Ramadhan.

UDD PMI Kota Semarang Buka Layanan 24 Jam Bulan Ramadhan, Ada Bingkisan Sembako dan Kaos
TRIBUN JATENG/SAIFUL MA'SUM
Suasana rapat koordinasi dalam rangka persiapan partisipasi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan darah pada bulan Ramadhan mendatang oleh UDD PMI Kota Semarang, Sabtu (27/4/2019) di Gama Resto Jalan MT Haryono nomer 870A Peterongan, Kota Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang siap siagakan pelayanan 24 jam pengambilan darah selama bulan Ramadhan.

Hal tersebut disampaikan Dr Ana Kartika selaku Kepala UDD PMI Kota Semarang dalam acara Rapat Koordinasi Tentang Donor Darah di Bulan Ramadhan, Sabtu (27/4/2019) di Gama Resto Jalan MT Haryono nomer 870A Peterongan, Kota Semarang.

Kegiatan yang dihadiri kurang lebih 50 orang dari berbagai tokoh agama dan masyarakat Kota Semarang tersebut dimasudkan untuk meminta partisipasinya dalam hal pemenuhan kebutihan darah di UDD PMI Kota Semarang selama bulan Ramadhan.

Menurut Dr Ana, hal tersebut sebagai antisipasi atas kejadian di bulan-bulan Ramadhan beberapa tahun terakhir di mana UDD PMI Kota Semarang kekurangan stok darah dengan tingkat permintaan semakin meningkat.

"Nah dengan menghadirkan para pemuka tokoh agama dan juga beberapa instansi di Kota Semarang, kami berharap iiut serta berpartisipasi untuk mengabarkan, membuat, kegiatan donor darah khususnya di bulan Ramadhan. Spesial bulan puasa besok kami siap memberikan pelayanan 24 jam dan juga kami sediakan sejumlah bingkisan sembako dan kaos khusus pendonor yang datang langsung ke kantor," ujar Dr Ana.

Karena hal itu, lanjut Dr Ana, pihaknya mengimbau masyarakat untuk dapat berpartisipasi dalam hal memenuhi kecukipan darah selama bulan Ramadhan.

Berdasarkan pengalaman beberpaa tahun terakhir, Dr Ana mencatat terjadinya penurunan jumlah pendonor sebanyak 20-40 persen ketika bulan Ramadhan.

Hal tersebut mempengaruhi ketersediaan darah di UDD PMI Kota Semarang terhadap jumlah permintaan darah setiap bulannya.

"Kita lihat pendonor hari-hari biasa berkisar 6.500 orang, bulan Ramadhan paling 4000 orang, sedangkan permintaan bisa mencapai 9.000 tiap bualannya. Meskipun dari jumlah darah yang masuk beberapa dapat kita bagi menjadi 2 hingga 3 bagian (Sel Darah Merah, Trombosit, dan Plasma), tetap tidak mencukupi. Apalagi MUI telah memfatwakan donor darah tidak membatalkan puasa, untuk itu kami berharap pada bulan puasa nanti mayarakat dapat membantu dalam hal memenuhi persediaan darah di UDD PMI Kota Semarang. 1 darah sekarang bisa menyelamatkan 3 jiwa," ucap Dr Ana.

Adapun sistem dan ketersediaan alat pengambilan darah, UDD PMI Kota Semarang bakal menjamin kualitas hasil baik dari proses hingga finishing pengambilan dan pengolahan darah.

"Semua alat kami standarisasi kualitas bagus. Termasuk 6 UDD terbaik di Indonesia. Semua aman dan bisa dipercayakan," terang Dr Ana.

Sekretaris PMI Kota Semarang, Surahman menambahkan, pada umumnya tidak ada batasan usia pendonor dapat mendonorkan darahnya.

Hanya saja, usia pendonor aktif bisa mendonorkan darahnya hingga 70-75 tahun, sedangkan pendonor pemula maksimal usia 60 tahun selama dalam keadaan baik dan sehat.

"Nah untuk membantu dalam hal pemenuhan kecukupan darah di bulan Ramadhan, saya harap partisipasi siapa saja untuk mendonorkan darahnya. Kami layani pengambilan darah selama 24 jam full baik di kantor maupun di luar. Kami ada 5 armada mobil untuk menjemput darah di manapun berada dan kapanpun minimal 30 kantong dan kantor kami terbuka bagi siapa saja," pungkasnya. (Sam)

Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved