Minggu, 3 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Cah Semarang Hebat : Lalu Muhamad Rizki Jadi Andalan Kiper Timnas Pelajar U-15

Makin banyak talenta-talenda muda asal Semarang yang moncer di kancah nasional. Sebut saja Lalu Muhamad Rizki yang kini jadi andalan kiper Timnas

Tayang:
ISTIMEWA
Muhamad Rizki 

TRIBUNJATENG.COM -- Makin banyak talenta-talenda muda asal Semarang yang moncer di kancah nasional. Sebut saja Lalu Muhamad Rizki yang kini jadi andalan kiper Timnas Pelajar U-15. Seusai Lebaran nanti dia besama tim akan ke Portugal.

Timnas Pelajar U15 Kemenpora ikut dalam kejuaraan Iber Cup Tournament Youth World di Estoril.

Turnamen akan berlangsung 1-6 Juli 2019 mendatang di Portugal. Sebanyak 22 remaja Tim Garuda Muda itu berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka sedang digembleng di Pusdikjas Kodiklat TNI AD.

Dari 22 squat muda Indonesia ini, satu remaja adalah "Cah Semarang" yang menjadi andalan menjaga gawang Indonesia yaitu Lalu Muhamad Rizki.

Anak ke empat dari lima bersaudara ini menjadi andalan Timnas Pelajar U15 Kemenpora di Portugal nanti.

Untuk bisa lolos menjadi Timnas U15 bukan hal mudah, melainkan perlu perjuangan dan latihan keras serta banyak pengorbanan. Rizki, sapaannya, sangat bersyukur bisa terpilih dalam seleksi Kemenpora untuk mengisi satu slot penjaga gawang di Timnas Pelajar U15.

Rizki adalah putra dari Bripka Lalu Agus Kusnandar, anggota Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Jateng. Dikisahkan oleh Bripka Lalu Agus sang ayah, Rizki baru menunjukkan ketertarikannya di sepak bola saat kelas 2 SD. Itupun lantaran terjadi insiden, kakaknya yang juga berposisi sebagai penjaga gawang terkena bola dan cedera.

"Yang duluan masuk sekolah bola itu kakaknya. Tapi waktu tanding, kakaknya kena bola mukanya sampai cedera dan trauma," kata Lalu Agus kepada Tribun Jateng, Minggu (28/4/2019).

Sadar akan perjuangan ayahnya, Rizki kemudian menawarkan diri untuk melanjutkan perjuangan kakaknya di sepak bola.

"Dia bilang, bapak sudah keluarkan uang banyak. Berkorban waktu dan tenaga untuk biaya sekolah bola. Biar saya yang gantikan posisi kakak," ujar Agus menirukan ucapan Rizki.

Saat itulah Lalu Agus mulai memfokuskan Rizki menggantikan kakaknya di sekolah sepakbola. Dia pun memasukkan Rizki ke sekolah sepakbola khusus penjaga gawang Sumurboto, Semarang. Dari situ, Rizki makin menunjukkan talentanya. Berbagai pertandingan dilalui hingga akhirnya dia dilirik oleh pencari bakat Aji Santoso International Footbal Academy (ASIFA) di Malang. Lalu Agus pun bangga.

Untuk masuk ke ASIFA, para siswa harus mengikuti seleksi dan membayar biaya yang tidak sedikit.
Namun khusus untuk Rizki, dia diminta bersekolah di sana dan mendapat beasiswa.

"Saya ditelpon orang ASIFA, mereka minta Rizki sekolah di sana dan berlatih di sana. Dapat beasiswa. Sekarang sudah kelas 2 SMP," katanya.

Berlatih dan bersekolah di ASIFA rupanya membuka jalan Rizki untuk berkarir di sepak bola hingga terpilih untuk membela Timnas Pelajar U15 di Portugal. Lalu Agus, mengisahkan, perjuangannya membawa Rizki ke level saat ini terbilang tak mudah.

Pengorbanan seorang ayah dilakukan, total untuk membentuk Rizki menjadi pesepakbola profesional.

"Sebagai ayah, dukungan pasti maksimal. Semua saya korbankan, termasuk jabatan saya di kesatuan. Itu semua demi anak," katanya.

Lalu Agus menceritakan, pernah satu ketika dia sedang menunggu turnamen di Purwodadi yang diikuti oleh Rizki. Tanpa peringatan dari pimpinan, dia mendadak diganti dari jabatannya sebagai komandan kapal.

"Saya tidak tahu apakah itu sanksi, tapi saya sudah laporan ke komandan kalau sedang bawa anak ikut bertanding. Tapi itu kebijakan pimpinan, sebagai anggota saya tetap terima," katanya.

Bahkan saat Rizki sedang mengikuti seleksi Timnas Pelajar U15 di Cimahi, Lalu Agus saat itu tak memegang uang sedikitpun. Lantaran kebaikannya, ada rekan sesama anggota Polairud Polda Jateng yang berbaik hati memberikan ongkos untuk Lalu Agus ke Cimahi.

Tak sampai di situ, berkat ikatan angkatan Polri, Lalu Agus dipinjamkan mobil selama di Cimahi menemani Rizki seleksi Timnas Pelajar U15. Pengorbanan Lalu Agus berbuah manis. Rizki dinyatakan lolos dan menjadi penjaga gawang utama Timnas Pelajar U15.

"Rizki sempat bilang, di sini (seleksi timnas) semua anak orang berada. Dia sempat berkecil hati, tapi saya kasih semangat. Salat Duha dan tahajud. Minta ridha kepada Allah SWT. Alhamdulillah doanya terkabul," katanya.

Di kalangan keluarganya, Rizki dikenal rajin ibadah bahkan rutin puasa Senin dan Kamis. "Dia orangnya pendiam dan pemalu," katanya. Sebagai orang tua, Lalu Agus berharap Rizki mampu mengharumkan nama bangsa di kancah international. "Itu juga sebagai satu kebanggaan di tempat saya berdinas di Polairud Polda Jateng khususnya dan Polri umumnya," pungkas Lalu Agus. (muh radlis)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved