MA Tolak Kasasi, Yamaha-Honda Bersalah Sekongkol Naikkan Harga Motor Skutik, Ini Kata Kuasa Hukum

Perkara kartel pasar motor skutik 110-125 cc di Indonesia antara PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) dan PT Astra Honda Motor (AHM)

MA Tolak Kasasi, Yamaha-Honda Bersalah Sekongkol Naikkan Harga Motor Skutik, Ini Kata Kuasa Hukum
mahkamah agung

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA -  Perkara kartel pasar motor skutik 110-125 cc di Indonesia antara PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) dan PT Astra Honda Motor (AHM) memasuki tahap baru.

Pasalnya, kasasi yang diajukan keduanya ditolak oleh Mahkamah Agung (MA).

Mengutip situs resmi MA, Senin (29/4) ini MA menegaskan "tolak".

Adapun putusan ini diketok pada 23 April lalu. Perkara dengan No. 217 K/Pdt.Sus-KPPU/2019 ini diadili oleh ketua majelis Yakup Ginting dengan anggota Ibrahim dan Zahrul Rabain.

Putusan MA ini menguatkan putusan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) pada 2017 lalu.

Sebelumnya, Pengadilan Negeri Jakarta Utara juga sudah menolak lebih dahulu permintaan peninjauan putusan KPPU ini dari Yamaha dan Honda.

Atas hal ini, Komisioner KPPU Guntur Syahputra Saragih mengatakan, pihaknya mengapresiasi putusan MA ini.

"Ya pasti kami mengapresiasi. Putusan KPPU ini menunjukkan kami memutuskan perkara tidak main-main," jelas dia saat dihubungi Kontan.co.id, Senin (29/4/2019). 

Tak hanya itu, lewat putusan ini, kata Guntur, membuktikan kalau pembuktian secara ekonomi oleh KPPU sudah diterima dan diperkuat oleh MA.

Sebab, selama ini pembuktian secara ekonomi masih menjadi simpang siur apakah boleh digunakan oleh KPPU atau tidak.

Halaman
12
Editor: galih permadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved