Pura Pura Tolong Korban Yang Kehabisan Bahan Bakar, Dua Pemuda Asal Pekalongan Justru Rampas Motor

Dua pelaku perampasan kendaraan dan telepon genggam diringkus jajaran Reskrim Polres Pekalongon Kota.

Pura Pura Tolong Korban Yang Kehabisan Bahan Bakar, Dua Pemuda Asal Pekalongan Justru Rampas Motor
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Dua pelaku perampasan dengan kekerasan diintrogasi oleh Kapolres Pekalongan Kota AKBP Ferry Sandy Sitepu di Hall Hotel Dafam Pekalongan, Senin (29/4/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Dua pelaku perampasan kendaraan dan telepon genggam diringkus jajaran Reskrim Polres Pekalongon Kota.

Adapun dua pelaku tersebut dibekuk setelah melakukan aksinya di wilayah Kelurahan Jenggot, Kecamatan Pekalongan Selatan.

Diketahui dua pelaku tersebut bernama Muhammad Wawan  (28) dan Didik Priyono (21), yang merupakan warga Kelurahan Kutoharjo Kuripan Kecamatan Pekalongan Selatan.

Dengan berpura-pura menolong korban atas nama Muhammad Permana Febriyanto (19) warga Desa Pegandon Kecamatan Karangdadap Kabupaten Pekalongan, yang kehabisan bahan bakar kendaraan, keduanya berhasil menggasak kendaraan bermotor dan sebuah telepon genggam secara paksa.

Wawan satu di antara pelaku menjelaskan, ketika berkendara di sekitar Kelurahan Jenggot bersama Didik yang merupakan adiknya, melihat korban tengah mendorong kendaraan yang kehabisan bahan bakar.

"Kami mendekati korban dan berpura-pura menolongnya, karena kami tidak bisa mendorong motor, jadi korban yang mengendarai kendaraan bersama saya untuk mendorong menggunakan kaki, sedangkan adik saya mengendarai kendaraan korban," jelasnya, Senin (29/4/2019).

Ditambahkannya, sebelum melancarkan aksinya korban diarahkan ke jalan yang lengang di wilayah Kelurahan Jenggot.

"Sampainya di jalan sepi korban curiga, tapi saya bekap dari belakang, dan adik saya menghantamnya menggunakan tangan kosong," paparnya.

Sementara itu Didik menuturkan, dalam aksinya korban sempat melawan dan terjadi adu jotos.

"Awalnya hanya ingin mengambil telepon genggam korban, setelah kami keroyok korban jatuh walaupun telepon genggam dibuang ke semak tapi kami bisa mengambilnya dan pergi menjauh," ujar didik.

Halaman
12
Penulis: budi susanto
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved