Terdakwa Kasus Korupsi Mading Elektronik di Kendal Minta Keringanan Hukuman

Terdakwa sekaligus penyedia jasa pengadaan Mading Elektronik 30 SMP Kabupaten Kendal Lukman Hidayat berharap keringan hukuman.

Terdakwa Kasus Korupsi Mading Elektronik di Kendal Minta Keringanan Hukuman
TRIBUN JATENG/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS
Kajati Jateng Sadiman beserta jajaran tunjukan uang pengembalian kerugian negara kasus tindak pidana korupsi pengadaan Majalah Dinding elektronik di 30 SMP Kabupaten Kendal. 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG- Terdakwa sekaligus penyedia jasa pengadaan Mading Elektronik 30 SMP Kabupaten Kendal Lukman Hidayat berharap keringan hukuman.

Permintaan terdakwa ini disampaikan setelah mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 4,4 milyar  yang diwakilkan penasehat hukumnya (PH) Winarno Jati ke Kejati Jateng, Selasa (30/4).

Penasehat hukum terdakwa Winarno Jati mengatakan setelah pemeriksaan saksi, dan saksi ahli, Jaksa Penuntut Umum (JPU) memberikan kepada kliennya bahwa akan ada proses penyusunan rencana tuntutan (rentut).

Oleh sebab itu kliennya sebagai pemilik CV Karya Bangun Sejati berancana akan melakukan uang pengembalian (UP).

" Dari dakwaan kerugian negara yang harus dipertanggung jawabkan klien saya Rp 4.409.737.000,"ujarnya.

Setelah dilakukan musyawarah, kata terdakwa berniat menitipkan uang kerugian negara sesuai dengan dakwaan.

Selanjutnya dirinya langsung berkomunikasi dengan JPU Kejati Jateng untuk mengembalikan uang tersebut.

" Terkait aliran uang saya tidak bisa komentar.

Saya hanya menerima informasi yang diminta klien saya.

Untuk selebihnya saya tidak bisa jawab.

Halaman
12
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved