Fakta Lengkap Ijtima Ulama 3: Minta KPU Diskualifikasi Jokowi-Maruf hingga Pidato Rizieq Shihab

Hasil Ijitima Ulama 3 itu juga mendapatkan tanggapan dari Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan nomor urut 01, Joko Widodo-Maruf Amin

Fakta Lengkap Ijtima Ulama 3: Minta KPU Diskualifikasi Jokowi-Maruf hingga Pidato Rizieq Shihab
KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Calon Presiden no urut 02, Prabowo Subianto memberikan jumpa pers seputar hasil penghitungan sementara pemungutan suara Pemilu 2019 di Sekretariat Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Jakarta, Rabu (17/4/2019). 

TRIBUNJATENG.COM - Ijtima Ulama 3 mengeluarkan statemen terkait hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/5/2019) kemarin. Kegiatan ini juga diisi pidato pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab.

Hasil Ijitima Ulama 3 itu juga mendapatkan tanggapan dari Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan nomor urut 01, Joko Widodo-Maruf Amin.

Berikut beberapa fakta seputar pernyataan ulama yang mendukung pasangan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tersebut.

1. Minta KPU Diskualifikasi Jokowi-Maruf Amin

Para ulama pendukung Prabowo-Sandi meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk membatalkan atau mendiskualifikasi Jokowi-Maruf.

Dalam kesimpulan acara, Yusuf Martak, Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama mengatakan, "Telah terjadi berbagai kecurangan dan kejahatan yang bersifat terstruktur, sistematis, masif dalam proses penyelenggaraan Pemilu 2019." 

D

"Kenapa kita peserta ijtima mengatakan ada kejahatan, karena ada perbuatan-perbuatan curang yang mengarah ke kejahatan. umpamanya menzalimi suara orang, memerintahkan suara hak orang, kemudian fakta-fakta di lapangan ditemukan bentuk kejahatan juga yang kita indikasikan terstruktur, sistematis, dan masif," kata Slamet Maarif, Ketua Ijtima Ulama 3.

Dalam kesempatan itu, penyelenggara juga membantah tuduhan bahwa seolah-olah Ijtima Ulama ini berusaha menggiring opini bahwa seolah-olah Pemilu 2019 diwarnai kecurangan.

"Justru para ulama datang ke sini untuk memberikan ketenangan kepada umat," kata Bachtiar Nasir, panitia pengarah (steering committee).

Prabowo Subianto yang juga hadir dalam acara mengatakan bahwa kesimpulan pertemuan cukup komprehensif dan tegas.

Halaman
123
Editor: muslimah
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved