Pilpres 2019

Ijtima Ulama III Minta Jokowi Didiskualifikasi, Ketua MUI: Itu Namanya Menentang UU

Ketua MUI Pusat, Yusnar Yusuf, menyebut keinginan Ijtima Ulama III agar salah satu pasangan calon presiden didiskualifikasi menentang Undang-Undang

Ijtima Ulama III Minta Jokowi Didiskualifikasi, Ketua MUI: Itu Namanya Menentang UU
Dennis Destryawan/Tribunnews.com
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Yusnar Yusuf 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Yusnar Yusuf, menyebut keinginan Ijtima Ulama III agar salah satu pasangan calon presiden didiskualifikasi menentang Undang-Undang.

Yusnar menjelaskan, setiap warga negara Indonesia peraturan perundang-undangan.

Jika ada pihak merasa paling benar, namun mengesampingkan dasar aturan, maka pihak itu telah menentang Undang-Undang (UU).

"Kalau dia menginginkan dirinya sendiri, menetapkan itu yang paling benar sedangkan ada naungan UU, berarti namanya menentang UU.

Tapi kalau permohonan silakan saja," ujar Yusnar di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (2/5/2019).

VIRAL: Video Viral Pemukulan Staf Hotel oleh Tamu Diduga Pilot, Gara-gara Pakaian Disetrika Kurang Rapi?

7 Tahun Ditinggal Istri Jadi TKW, Pria Ini Syok Begitu Pulang- Istrinya Bawa 2 Anak dan Minta Cerai

Siapa Dalang Penggerak Massa Baju Hitam di Hari Buruh Bandung? Moeldoko : Usut yang Melatarbelakangi

Mengaku Artis Papan Atas, Cuitan Kaesang pangarep Dibanjiri Komentar Netizen

Kapitra Ampera Minta Jadi Jaksa Agung, Karni Ilyas: Kuda Troya Jadi Kotak Pandora

Berdasarkan Undang-Undang, ucap Yusnar, Bawaslu yang memiliki kewenangan untuk mendiskualifikasi pasangan calon tertentu.

Seharusnya, jika tidak sepakat dengan hasil Pemilu, bisa menyelesaikan sesuai koridor hukum yang berlaku.

"Kalau tidak sepakat dengan keputusan KPU silakan ke MK ( Mahkamah Konstitusi).

Halaman
12
Editor: m nur huda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved