KPU Temanggung Berikan Santunan Kepada Anggota KPPS Hingga PPK yang Sakit

KPU Kabupaten Temanggung, akan memberikan santunan kepada anggota KPPS pemilihan umum (Pemilu) 2019 yang mengalami sakit.

KPU Temanggung Berikan Santunan Kepada Anggota KPPS Hingga PPK yang Sakit
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
KPPS Kecamatan Pekalongan Barat beserta para saksi melakukan rekapitulasi suara, di Kantor Kecamatan Pekalongan Barat, Senin (29/4/2019) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, TEMANGGUNG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Temanggung, akan memberikan santunan kepada jajaran penyelenggara pemilihan umum (Pemilu) 2019 yang mengalami sakit.

Ketua KPU Temanggung, M Yusuf Hasyim, mengatakan hingga saat ini tercatat 28 orang jajaran penyelenggara Pemilu yang‎ sakit.

"Santunan diberikan baik ‎kepada panitia pemilihan kecamatan (PPK), penyelenggara pemungutan suara (PPS) di tingkat desa, maupun tingkat kelompok panitia pemungutan suara (KPPS)," ujar Yusuf, Kamis (2/5/2019).

Diperiksa KPK Terkait Suap PLTU Riau-1, Bupati Temanggung: Terima Kasih

Ia menuturkan, santunan diberikan kepada seluruh jajaran penyelenggara, baik yang harus rawat inap (opname) ataupun rawat jalan.

Kendati demikian, ia tidak bisa memastikan berapa besaran santunan yang diberikan.

"Baik yang harus rawat inap maupun yang hanya rawat jalan, kita berikan santunan semampunya. Merek‎a semua adalah para pejuang demokras," tuturnya.

Menurut dia, dari 28 orang sakit, dua di antaranya telah diberikan santunan saat keduanya dibesuk olek komisioner di rumah sakit. ‎Sehingga, nantinya tinggal 26 orang yang belum mendapat santunan.

Ditambahkan, pihaknya juga berkoordinasi dengan KPU Provinsi Jateng, terkait adanya informasi adanya santunan kepada jajaran penyelenggara yang sakit dari KPU RI.

"Kita masih menunggu instruksi lebih lanjut dari KPU RI," imbuhnya.

Di sisi lain, Yusuf juga mengakui bila sebelumnya ada pembicaraan dengan pihak Pemkab Temanggung, terkait pemberian santunan dari pemerintah daerah setempat kepada jajaran penyelenggara yang sakit.

Namun, menurutnya, hingga kini rincian terkait besaran maupun teknis pemberian santunan.

"Kemarin sudah berkoordinasi dengan Pemkab, hanya hari ini belum ada pembicaraan lebih rinci, karena pak Bupati hari‎ ini masih di Jakarta," tuturnya.

Sutrisno, Ketua KPPS di TPS 4 Desa Sedo Demak Meninggal Setelah Dirawat Sejak 17 April

Disampaikan lebih lanjut, dari 28 jajaran penyelenggara yang sakit, saat ini rata-rata sudah kembali ke rumah masing-masing.

Baik merek yang harus opname maupun rawat jalan. (yan)

Penulis: yayan isro roziki
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved