Skandal Suap Stanford University, Miliarder China Bayar Rp 92 Miliar agar Putrinya Diterima Kuliah

Miliarder di China mengaku telah membayar 6,5 juta dollar AS atau sekitar Rp 92 miliar untuk memasukkan putri mereka ke Stanford University

Skandal Suap Stanford University, Miliarder China Bayar Rp 92 Miliar agar Putrinya Diterima Kuliah
Shutterstock
Stanford University. 

TRIBUNJATENG.COM - Miliarder di China mengaku telah membayar 6,5 juta dollar AS atau sekitar Rp 92 miliar untuk memasukkan putri mereka ke Stanford University.

Pengakuan tersebut merupakan perkembangan terbaru terkait skandal suap penerimaan perguruan tinggi AS yang kini sedang diselidiki pihak terkait.

Laporan Daily Mail pada Kamis (2/5/2019) menyebutkan, ayah dari Yusi "Molly" Zhao dilaporkan membayar uang itu kepada William Rick Singer, dalang di balik skandal operasi suap untuk masuk universitas ternama AS.

Molly diketahui masuk Stanford pada 2017 setelah menempuh perjalanan ke California dari rumahnya di Beijing.

Ayah Molly merupakan miliarder China, Tao Zhao, salah satu pendiri perusahaan farmasi Shandong Buchang yang berbasis di China.

Nama Zhao juga muncul dalam daftar skandal pajak Panama Papers.

Setelah laporan itu terkuak, Stanford segera mengambil tindakan dan mengeluarkan perempuan muda tersebut pada akhir Maret lalu.

The Stanford Daily mewartakan, Molly dikeluarkan pada 30 Maret lalu, tiga hari sebelum universitas mengumumkan seorang mahasiswi akan diperintahkan untuk keluar karena memiliki informasi palsu terkait pendaftaran.

Meski demikian, seorang juru bicara Stanford menolak berkomentar.

Seperti diketahui, jaksa federal menuntut puluhan orang dari enam negara bagian atas skandal suap jutaan dollar yang disalurkan secara ilegal ke beberapa universitas paling selektif di "Negeri Paman Sam".

Halaman
12
Editor: muslimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved