Pilpres 2019

Temukan Suara Prabowo-Sandi Tidak Naik, BPN Lapor ke Bawaslu Minta Situng Dihentikan

BPN menilai Sistem Informasi Penghitungan Suara ( Situng) KPU banyak melakukan kesalahan.

Temukan Suara Prabowo-Sandi Tidak Naik, BPN Lapor ke Bawaslu Minta Situng Dihentikan
Kompas.com/Rakhmat Nur Hakim
BPN Prabowo-Sandi melaporkan aplikasi Situng KPU ke Bawaslu RI dan minta dihentikan 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno melaporkan Komisi Pemilihan Umum ( KPU) ke Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu).

Asalnnya, BPN menilai Sistem Informasi Penghitungan Suara ( Situng) KPU banyak melakukan kesalahan.

Direktur Advokasi dan Hukum BPN Sufmi Dasco Ahmad menyatakan, Situng KPU meresahkan masyarakat karena banyak terjadi kesalahan entry data yang berujung pada dirugikannya pasangan Prabowo-Sandi.

"Situng KPU ini bisa membuat kepercayaan masyarakat kepada demokrasi, kepada pemilu itu menjadi berkurang," ujar Dasco di Kantor Bawaslu, Jakarta, Kamis (2/5/2019).

"Hal ini disebabkan karena banyaknya human error pada Situng KPU, dan pada penghitungan-penghitungan yang terkadang suara pasangan nomor urut 02 itu tidak bergerak naik atau malah berkurang," lanjut dia.

Karena itu, ia meminta Bawaslu menginstruksikan KPU untuk menghentikan Situng dan menunggu publikasi lewat penghitungan manual berjenjang yang saat ini sedang berjalan.

Selain itu, BPN juga meminta Bawaslu menjatuhkan sanksi administratif kepada KPU karena sudah memberlakukan Situng yang meresahkan masyarakat dalam tahapan pemilu.

Saat ditanya pasal apa yang dilanggar KPU sehingga ia meminta Bawaslu menjatuhkan sanksi administratif, Dasco tak menjawab secara rinci. Ia hanya mengatakan aturan tersebut sudah tercantum dalam Peraturan Bawaslu dan Undang-undang No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

"Iya itu ada pelanggaran administratif yang sudah diatur dalam Perbawaslu dan Undang-undang Pemilu," lanjut dia.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Laporkan KPU ke Bawaslu, BPN Prabowo-Sandiaga Minta Situng Dihentikan"

Editor: m nur huda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved