Kumpulan Ucapan Sambut Ramadhan 2019 untuk WA WhatsApp, Instagram, dan Facebook

Berikut beberapa ucapan selamat berpuasa, yang bisa anda kirimkan melalui WhatsApp, Facebook dan Instagram kepada kerabat.

Kumpulan Ucapan Sambut Ramadhan 2019 untuk WA WhatsApp, Instagram, dan Facebook
TribunWow.com/Rusintha Mahayu
Kumpulan Ucapan Sambut Ramadhan 2019 untuk WA WhatsApp, Instagram, dan Facebook 

Setiap Bulan adalah bulan yang baik, namun jika ada satu bulan terbaik, maka Sudah pasti bulan itu adalah bulan ramadhan. Di bulan ini, semua pintu maaf terbuka. Mari perbaiki ibadah dan perbanyak kebaikan. Selamat menjalankan ibadah puasa, marhaban yaa ramadhan.

Satu tahun berlalu begitu cepat, tanpa terasa ramadhan sudah tiba. Tidak ada kata seindah doa, selamat menjalankan ibadah puasa. Marhaban yaa ramadhan.

Marhaban yaa ramadhan. Bulan penuh berkah dan ampunan. Mari kita persiapkan diri dan hati kita. Bersihkan diri untuk niatan yang suci. Mohon maaf lahir dan batin kepada teman dan sahabatku semua. Taqobbalallahu minna waminkum.

Makan bubur semangkuk berdua, pagi sahur sorenya buka. Lauk telur enak rasanya, niatnya luhur jalankan puasa. Selamat menunaikan ibadah puasa, marhaban ya ramadhan.

Ramadhan sebentar lagi, marilah kita KAWIN.
K: Kurangi dosa.
A: Awali segala perbuatan dengan doa.
W: Waktunya menambah pahala.
I: Ingatlah kita di dunia hanya sementara.
N: Niati diri untuk mencapai surga Allah.
Boleh dikirim ke teman-teman, supaya kita bisa KAWIN rame-rame.

Itulah ucapan yang dapat Anda kirimkan melalui WhatsApp, Facebook, dan Instagram untuk menyambut datangnya bulan ramadhan.

Keutamaan Puasa

Melansir dari website nu.or.id, Pengasuh Pondok Pesantren Mathlaul Huda Ambarawa Pringsewu Kiai Mubalighin Adnan menjelaskan berbagai keistimewaan orang yang menjalankan ibadah puasa. Penjelasan tersebut disampaikannya saat mengisi Ngaji Ahad (Jihad) sore di aula gedung PCNU Pringsewu, Ahad (11/7).

Keistimewaan yang pertama, menurutnya, adalah kesempatan bertemu dengan Allah langsung tanpa perantara. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadits yang menceritakan Nabi Musa. Pada hadits tersebut disebutkan Nabi Musa dapat berkomunikasi langsung dengan Allah, menanyakan tentang keistimewaan yang dianugerahkan kepadanya.

"Nabi Musa bertanya kepada Allah adakah orang lain yang mampu berbicara langsung dengan Allah selain dia? Kemudian Allah menjawab bahwa akan ada suatu kaum yang dianugerahi bulan Ramadhan dan akan bisa berbicara langsung dan lebih dekat dengan Allah dibanding Nabi Musa," jelas kiai akrab disapa Gus Balighin seraya menjelaskan bahwa orang yang berpuasa di bulan Ramadhan akan dibukakan hijab saat berbuka puasa.

Halaman
1234
Penulis: Valentinez Hemanona
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved