Mangkir 2 Kali Panggilan Jaksa, Bripka Teguh Terpidana Kasus Solar Ilegal Akhirnya Dieksekusi

Setelah mangkir dari panggilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Semarang, akhirnya mantan anggota Polair Polda Jateng, Bripka Teguh Winarno menyerahkan diri

Mangkir 2 Kali Panggilan Jaksa, Bripka Teguh Terpidana Kasus Solar Ilegal Akhirnya Dieksekusi
Tribunjateng.com/Rival Al-Manaf
Barang bukti solar ilegal dihitung anggota polisi Ditpolair Polda Jateng, Rabu (1/8) di wilayah Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Barang bukti tersebut adalah milik seorang anggota Polri bernama Bripka Teguh. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Setelah mangkir dari panggilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Semarang, akhirnya mantan anggota Polair Polda Jateng, Bripka Teguh Winarno menyerahkan diri untuk ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I atau Kedungpane.

Bripka Teguh Winarno divonis majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang selama 1,5 tahun karena melakukan jual beli minyak tanpa izin.

Kepala seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Tipidum) Kejari Semarang, Bambang Rudi Retmoko mengatakan proses eksekusi dilakukan pada (2/5).

Saat eksekusi Teguh datang sendiri ke Kantor Kejari Semarang tanpa adanya pendampingan dari Provos.

"Dia (Bripka Teguh) datang sendiri tanpa lewat Provos," jelas dia, Jumat (3/5).

Sebelumnya, kata Rudi, Bripka Teguh absen dari panggilan Kejari saat akan dilakukan eksekusi.

Teguh tidak memenuhi panggilan sebanyak dua kali, dan tanpa alasan.

"Setalah dua kali panggilan dia koorporatif datang sendiri.

Saya tidak tahu apa alasannya tidak datang panggilan Kejari," terangnya.

Kepala Lapas Kelas I Semarang, Dady Mulyadi mengatakan, Bripka Teguh Winarno saat ini telah mendekam di lapasnya.

Halaman
12
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved