Baznas Jateng Buka 16 Lapak UMKM Dari Hasil Penerimaan Zakat Yang Meningkat

Penerimaan zakat di Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Tengah meningkat hampir dua kali lipat.

Baznas Jateng Buka 16 Lapak UMKM Dari Hasil Penerimaan Zakat Yang Meningkat
ISTIMEWA
Gubernur Ganjar Pranowo meresmikan lapak pedagang kuliner mustahik binaan Baznas Provinsi Jawa Tengah di area Masjid Agung Jawa Tengah, Sabtu (4/5). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Penerimaan zakat di Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Tengah meningkat hampir dua kali lipat pasca dikeluarkannya Surat Edaran Gubernur tentang potongan langsung dari gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) sebesar 2,5 persen.

Dengan lonjakan penerimaan itu BAZNAS Jateng bertekad meningkatkan kontribusi dalam penurunan kemiskinan di Jawa Tengah.

Peningkatan penerimaan Zakat itu dibeberkan oleh Ketua Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Tengah, KH Achmad Daroji saat Launching Lapak Pedagang Kuliner Mustahik Binaan BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, Sabtu (4/5/2019) di jalan Jolotundo, Semarang.

"Yang semula perbulan penerimaannya hanya Rp 2,7 miliar, setelah ada surat edaran dari pak Gub kini yang diterima BAZNAS mencapai Rp 4,2 miliar," katanya.

Gubernur Ganjar Pranowo Beri Hadiah Rp 1 Juta Kepada Warga yang Bisa Jawab Pertanyaanya

Surat edaran tersebut dikeluarkan Ganjar setelah menerima laporan dari BAZNAS terkait penerimaan serta pemanfaatan zakat sepanjang 2018 silam.

Sepanjang 2018, BAZNAS Jateng menerima saluran zakat dari ASN Jateng sebesar Rp 31,7 miliar.

Dengan meningkatnya penerimaan, pemanfaatannya pun dilakukan secara modern.

"Pemanfaatan untuk sektor produktif sebesar 40 persen dan sektor tidak produktif sebesar 60 persen. Untuk sektor produktif alhamdulillah semua bisa untuk produksi, misalnya pinjaman tanpa bunga, BAZNAS micro finance. Sektor tidak produktif kita manfaatkan untuk pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH)," katanya.

BAZNAS Micro Finance, lanjut Daroji, ditujukan pada mereka yang punya usaha kecil yang ingin menambah modal.

Tapi mereka tidak dilepas begitu saja, tetap diberi monitoring dan pendampingan. Selanjutnya BAZNAS melakukan evaluasi.

Halaman
12
Penulis: faisal affan
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved