Jengkel Lihat Jalan Rusak, Warga di Kesesi Kabupaten Pekalongan Perbaiki Secara Mandiri

Warga Desa Windurejo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan lakukan perbaikan jalan penghubung desa secara mandiri.

Jengkel Lihat Jalan Rusak, Warga di Kesesi Kabupaten Pekalongan Perbaiki Secara Mandiri
Tribun Jateng/ Budi Susanto
Kondisi jalan rusak di Desa Windurejo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Sabtu (4/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Warga Desa Windurejo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan lakukan perbaikan jalan penghubung desa secara mandiri.

Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk protes, karena akses utama warga tak kunjung diperbaiki.

Jalan menanjak dengan kondisi ruas jalan rusak menambah kesal warga, karena banyak kecelakaan terjadi di sepanjang jalan tersebut.

Kaslam (50) warga Dukuh Leles RT 18 RW 8 Desa Windurejo Kecamatan Kesesi, menuturkan, warga kesal dengan kondisi jalan yang sering mencelakakan pengguna jalan.

"Bahkan kendaraan roda empat sering terguling saat melintas di jalan tersebut, tak hanya itu, anak-anak sekolah juga banyak yang menjadi korban karena buruknya kondisi jalan," paparnya, Sabtu (4/5/2019).

Kekesalan warga memuncak kala mengajukan permohonan perbaikan jalan, namun tak kunjung ditindaklanjuti.

"Ini sebenarnya jalan desa, provinsi atau kabupaten kami tidak tahu, namun warga sudah mengajukan permohonan perbaikan ke pemerintah tapi tidak ada tindakan," paparnya.

Untuk itu, dijelaskannya, warga melakukan perbaikan secara mandiri agar korban tak bertambah.

"Kami tidak diperhatikan jadi kami swasembada melakukan perbaikan, kalau memang tidak diakui kami siap mengeluarkan dana pribadi agar jalan ini layak dilewati," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU Taru), Wahyu Kuncoro, saat dikonfirmasi Tribunjateng.com, menuturkan, jalan tersebut akan diperbaiki setelah Bulan Ramadhan.

"Kami akui jalan tersebut memang rusak, namun masyarakat saya harap sedikit bersabar, karena perbaikan butuh proses," imbuhnya.

Dilanjutkan Wahyu, Pemkab sudah menganggarkan dana untuk perbaikan dan kini sedang memasuki proses lelang.

"Kami sudah menganggarkan Rp 2,6 sampai Rp 3 miliar untuk pembangunan jalan. Kalaupun ada masyarakat yang melakukan perbaikan di beberapa titik secara mandiri kami sangat berterima kasih. Namun kami pastikan jalan tersebut akan segera diperbaiki," tambahnya.(*)

Penulis: budi susanto
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved