Siswa SMP di Semarang Sampaikan Pesan Perdamaian Melalui Kartun

Sebanyak 65 siswa SMP mengikuti lomba menggambar kartun dalam Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) 2019.

Siswa SMP di Semarang Sampaikan Pesan Perdamaian Melalui Kartun
ISTIMEWA
Loma seni kartun dalam Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) 2019 di SMP Al-Azhar 14 Semarang, Jumat (3/5/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Jamal A Nashr

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sebanyak 65 siswa SMP mengikuti lomba menggambar kartun dalam Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) 2019.

Mereka ditantang menyampaikan pesan perdamaian melalui media kartun. Lomba diselenggarakan di SMP Al-Azhar 14 Semarang, Jumat (3/5/2019).

Tema tersebut sengaja diambil untuk menanamkan rasa cinta damai pada peserta. Lomba juga sekaligus untuk mencairkan suasana setelah gelarab Pemilu 2019.

"Lomba diikuti oleh sebanyak 65 peserta tingkat SMP yang terdiri dari 32 peserta kategori putra dan 33 peserta kategori putri," sebut koordinator lomba, Suratno melalui keterangan tertulisnya.

Ia menyebutkan, juara pertama lomba kartun FLS2N 2019 Kota Semarang kategori putri diraih oleh siswi SMP Nasima, Cahaya Aisha S, juara kedua siswi SMP Al-Azhar 14, Fasya Marera H, dan juara ketiga siswi SMP Karangturi, Rebecca Tio.

Sementara untuk kategori putra juara pertama diraih oleh siswa SMP Negeri 3 Semarang, Stiven Zidane, juara kedua siswa SMP Al-Azhar 14, Aditya Azka HA, dan juara ketiga siswa AMP Negeri 19 Semarang, Reza Cahya Legowo.

"FLS2N kartun di Semarang ini akan meningkatkan kualitas kartunis dari kalangan pelajar," katanya.

Ia menyebutkan, mata lomba kartun dalam FLS2N 2019 hanya dilaksanakan di Kota Semarang. Ratno berharap, lomba kartun bisa dilaksanakan berjenjang hingga tingkat provinsi maupun nasional.

Ketua tim juri lomba kartun FLS2N 2019 Kota Semarang, Abdul Arif, mengatakan, kartun karya pelajar SMP di Kota Semarang memiliki kualitas yang cukup baik. Menurutnya, karya pelajar Semarang tidak kalah dengan pelajar dari negara lain yang aktif dalam kompetisi internasional.

"Karya hasil lomba kartun FLS2N ini akan diikutsertakan dalam kontes kartun internasional," kata ketua Gold Pencil Indonesia tersebut.

Meskipun tergolong baru masuk di kalangan pelajar Kota Semarang, menurutnya, seni kartun memang sudah lama berkembang di Kota Lunpia. Ia berharap seni kartun bisa masuk ke sekolah-sekolah formal.

"Kartun dalah potensi daerah Kota Semarang yang harus dikembangkan. Kami membuka diri bagi sekolah yang ingin mengembangkan seni kartun. Silakan mengajukan kerjasama," sebutnya.(*)

Penulis: Jamal A. Nashr
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved