STIKES Telogorejo Semarang Gelar Seminar Nasional Manajemen Nyeri dalam Layanan Kesehatan

Penuhi kebutuhan milenial soal manajemen nyeri dalam layanan kesehatan, STIKES Telogorejo Semarang menggelar Seminar Nasional di Gedung Auditorium,

STIKES Telogorejo Semarang Gelar Seminar Nasional Manajemen Nyeri dalam Layanan Kesehatan
TRIBUN JATENG/IDAYATUL ROHMAH
Dr Melyana Nurul Widyawati, S.Si, T, M. Kes memberikan materi di hadapan ratusan peserta dalam acara Seminar Nasional "Manajemen Nyeri dalam Layanan Kesehatan di Era Milenial", di Gedung Auditorium STIKES Telogorejo Semarang, Sabtu (04/05/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Penuhi kebutuhan milenial soal manajemen nyeri dalam layanan kesehatan, STIKES Telogorejo Semarang menggelar Seminar Nasional di Gedung Auditorium, Sabtu (04/05/2019).

Melalui tajuk "Manajemen Nyeri dalam Layanan Kesehatan di Era Milenial", seminar ini menyasar sekitar 898 peserta meliputi praktisi, dosen, mahasiswa, hingga masyarakat umum.

Ketua Panitia acara, Sukesi, menjelaskan seminar nasional ini merupakan kegiatan rutin tahunan yg diselenggarakan oleh STIKES Telogorejo Semarang.

Terkait tema, menurutnya, ibu melahirkan di era sekarang banyak yang menginginkan secara alami tanpa rasa sakit atau minim trauma.

Empat narasumber dihadirkan meliputi dr. Melyana Nurul Widyawati, S.Si, T, M.Kes, Mahirsyah Wellyan, M. SC., Apt, Ns. Sarinti M.Kep dan Ns. Imelda Yanti, M.Kep., Sp.Kep.An.

Dr Melyana Nurul Widyawati, S.Si, T, M. Kes menjelaskan tentang melahirkan tanpa rasa nyeri dengan gentle birth.

Mahirsyah Wellyan, M. SC., Apt menjelaskan terkait pelayanan kefarmasian dalam penatalaksanaan terapi nyeri.

Ns. Sarinti M.Kep mengangkat topik terkait manajemen nyeri di layanan kesehatan berdasarkan SNARS.

Sedangkan Ns. Imelda Yanti, M.Kep., Sp.Kep.An mengangkat topik Hypnotouch pain control.

Seorang peserta, Dinda Agiputri (22) mahasiswa S1 Ilmu Keperawatan STIKES Telogorejo Semarang memberikan apresiasinya terhadap materi yang diberikanbpara narasumber.

Halaman
12
Penulis: Idayatul Rohmah
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved