Ngopi Pagi

Fokus : Solidaritas THR

BULAN puasa datang, para pengusaha kembali diingatkan mengenai kewajiban pembayaran tunjangan hari raya (THR).

Fokus : Solidaritas THR
tribunjateng/cetak/grafis bram kusuma
Abduh Imanulhaq atau Aim wartawan Tribun Jateng 

Oleh Abduh Imanulhaq

Wartawan Tribun Jateng

BULAN puasa datang, para pengusaha kembali diingatkan mengenai kewajiban pembayaran tunjangan hari raya (THR). Kewajiban ini diatur dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja No 6/2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

Dalam aturan sebelumnya, pemberian THR dilakukan apabila masa kerja sudah mencapai 3 bulan. Pada regulasi terbaru, bersifat wajib bagi pekerja atau buruh yang telah mempunyai masa kerja 1 bulan.

Porsi THR bagi karyawan yang baru bekerja 1 bulan dengan pekerja yang telah berkarya tahunan tentu berbeda. Bagi mereka yang telah bekerja lebih dari setahun akan mendapat THR minimal satu bulan upah.

Karyawan yang bekerja kurang dari setahun atau dalam bahasa undang-undang mempunyai masa kerja 1 bulan secara terus menerus tapi kurang dari 12 bulan, mendapatkannya secara proporsional. Ada rumus khusus mengenai pembagian ini, yakni dengan menghitung masa kerja dan besaran upah satu bulan.

Ada spirit kesetiakawanan sosial atau solidaritas yang menjadi misi pemberian THR ini. Kita tahu bahwa setiap menjelang hari raya, pengeluaran keluarga menjadi lebih besar dari biasa.

Bukan hanya memenuhi kebutuhan Lebaran, alokasi terbesar adalah biaya mudik atau pulang ke kampung halaman. Keberadaan THR ini membantu pekerja atau buruh merayakan Hari Kemenangan bersama keluarganya.

Sesuai aturan, THR paling lambat dibayarkan tujuh hari menjelang hari raya keagamaan atau H-7 Lebaran. Namun, selalu disampaikan pemerintah bahwa jauh lebih baik jika diberikan dua minggu sebelumnya atau H-14 Lebaran.

Saran serupa juga disampaikan kalangan legislatif. Tentu anjuran ini bukan tanpa alasan karena memang lebih cepat lebih baik dalam urusan penganggaran.

Halaman
12
Penulis: abduh imanulhaq
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved