Pelaku Nyanyikan Lagu Sarjana Muda Saat Diperiksa Polisi di Polres Pekalongan Kota, Ini Penyebabnya

Di hadapan Kapolres Pekalongon Kota AKBP Ferry Sandy Sitepu, seorang pemuda menyanyikan lagu berjudul Sarjana Muda ciptaan Iwan Fals.

Pelaku Nyanyikan Lagu Sarjana Muda Saat Diperiksa Polisi di Polres Pekalongan Kota, Ini Penyebabnya
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Di hadapan Kapolres Pekalongon Kota AKBP Ferry Sandy Sitepu, seorang pemuda menyanyikan lagu berjudul Sarjana Muda ciptaan Iwan Fals, di Mapolres Pekalongan Kota, Senin (6/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Di hadapan Kapolres Pekalongon Kota AKBP Ferry Sandy Sitepu, seorang pemuda menyanyikan lagu berjudul Sarjana Muda ciptaan Iwan Fals.

Walau kedua tangannya diborgol, pemuda bernama Muhammad Nur Fajri (21), warga Kelurahan Kertoharjo Kecamatan Pekalongan Selatan itu, tetap mendendangkan tembang tersebut.

Lagu yang dinyanyikannya itu adalah ungkapan hati Nur karena lowongan pekerjaan kian sulit didapat.

Raut mukanya semakin murung usai menyanyikan tembang ciptaan Iwan Fals tersebut.

Pasalnya, Nur akan mendapat tuntutan hukuman penjara selama lima tahun karena terbukti telah mengambil telepon genggam milik orang lain.

Mana Lebih Utama, Buka Puasa atau Sholat Maghrib Lebih Dulu Saat Ramadhan? Inilah Penjelasannya

KPU Jateng Curiga Temuan Ribuan C1 Asal Kabupaten Boyolali di Menteng Jakarta Tak Resmi

Fahri Hamzah Bahas Korban Meninggal di Pemilu 2019, Yunarto Wijaya: Sono Anggota DPR Evaluasi

Hidayat Nur Wahid Minta Andi Arief Jelaskan Siapa Setan Gundul yang Beri Info Sesat ke Prabowo

Ia mengaku mengambil barang tersebut karena terdesak biaya acara anak pertamanya yang baru lahir.

"Sebenarnya saya tidak ada niat mengambil barang itu.

Karena kebutuhan mendadak, anak saya yang baru lahir membutuhkan biaya Rp 2 juta untuk selamatan.

Jadi saya mengambil telepon genggam yang tertinggal di dasbor sepeda motor korban," jelasnya di Aula Mapolres Pekalongan Kota, Senin (6/5/2019).

Pekerjaan yang tidak tetap dan tanggung jawab sebagai seorang ayah diakui Nur membutakan mata hatinya.

Halaman
123
Penulis: budi susanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved