Jumat, 15 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Buaya Menang Bisa Menangis, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Buaya yang kita ketahui rupanya memiliki sisi tersembunyi yang jarang orang tahu, mereka bisa menangis

Tayang:
Thinkstockphotos.com
Ilustrasi buaya 

TRIBUNJATENG.COM - Buaya yang kita ketahui rupanya memiliki sisi tersembunyi yang jarang orang tahu, mereka bisa menangis ketika makan.

Fakta itu sebenarnya sudah diketahui sejak beberapa abad lalu.

Referensi paling awal tentang hal ini dimuat dalam buku terlaris abad ke-14 berjudul The Voyage and Travel karya Sir John Madeville.

Madeville mendeskripsikan buaya sebagai ular panjang yang suka berendam di air saat malam hari dan berada di tanah atau bersembunyi di gua saat siang.

"Mereka membunuh manusia dan memakannya sambil menangis," bunyi salah satu kutipan di dalam buku.

Buaya menangis atau setidaknya mengeluarkan air mata, ketika makan.

Namun hal itu bukan berarti buaya sedih atau memiliki sisi sensitif, tapi ada penjelasan fisiologi untuk fenomena tersebut.

Pada 2007, Science Daily melaporkan ahli zoologi Ken Vliet dan konsultan neurologi Dr. D. Malcolm Shaner melakukan pengamatan mendalam terhadap buaya saat makan dan menemukan reptil besar itu mengeluarkan air mata berupa buih dan gelembung di sekitar mata mereka.

Vliet menyimpulkan, produksi air mata itu berasal dari desisan dan teriakan yang dibuat buaya ketika melahap mangsa.

"Hal ini memaksa udara dari sinus untuk merangsang kelenjar air mata guna menghasilkan air mata berlebih."

"Beberapa udara yang keluar menghasilkan buih dan gelembung di sekitar mata," ujar Vliet.

Merujuk Today I Found Out, ahli buaya Adam Britton berpendapat air mata itu keluar karena buaya menggigit mangsanya dengan keras.

Ketika buaya terlalu berusaha melahap mangsa, saluran air mata terperas dan akhirnya mengeluarkan air.

Britton percaya, buaya memiliki cadangan air mata besar di bawah mata yang terhubung dengan rahang.

Sementara itu, ahli lain menegaskan bahwa air mata buaya berfungsi melindungi mata ketika sedang bertarung dengan musuh.

Air mata ini membantu menjaga mata agar tidak rusak karena pertarungan dengan binatang lain.

Dari penjelasan itu setidaknya kita tahu air mata buaya benar ada.

Bukan hanya kiasan untuk menyebut seseorang yang pandai berpura-pura sedih atau mengeluarkan air mata palsu. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Serba Serbi Hewan: Air Mata Buaya Bukan Sekadar Kiasan, Ini Nyata

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved