Ditemukan Mayat Tanpa Identitas di Sumberlawang Sragen, Diperkirakan Tertabrak Kereta Api

Ditemukan mayat laki-laki tanpa identitas di perlintasan kereta api KM 74 Dukuh Lempung, Desa Tlogotirto, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen

Ditemukan Mayat Tanpa Identitas di Sumberlawang Sragen, Diperkirakan Tertabrak Kereta Api
ISTIMEWA
Polsek Sumberlawang bersama tim identifikasi Polres Sragen serta tim medis dari Puskesmas Sumberlawang melakukan olah TKP penemuan mayat di perlintasan kereta api KM 74 Dukuh Lempung, RT 12, Desa Tlogotirto, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Senin (6/5/2019) petang. 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Ditemukan mayat laki-laki tanpa identitas di perlintasan kereta api KM 74 Dukuh Lempung, RT 12, Desa Tlogotirto, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Senin (6/5/2019) petang.

Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kapolsek Sumberlawang AKP Fajar Nur. I mengatakan korban meninggal dunia akibat tertabrak kereta api.

Kronologis kejadian kereta api Joglo Semar, dengan masinis Didik Arimawan dan asisten masinis Kahan Drande S melintas di Dukuh Lempung, RT 12, Desa Tlogotirto, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen.

"Kereta tersebut melintas sekira pukul  16.00 WIB melaju dari arah selatan ke utara," jelasnya.

Ketika melintas di KM 74 kereta menyerempet seorang laki-laki yang sedang berjalan di dekat rel kereta api, yang mengakibat korban meninggal dunia.

"Selanjutnya masinis menghubungi rekannya yang berada di sekitar TKP Dwi Joko (25). Dwi Joko akhirnya menghubungi Scurity PJKA Stasiun Sumberlawang Agus Maimun (33)," lanjutnya.

Agus akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sumberlawang guna penyelidikan lebih lanjut.

Bersama petugas Polsek Sumberlawang, Agus mendatangi TKP. Dari hasil olah TKP Petugas bersama team identifikas Polres Sragen serta team medis dari puskesmas Sumberlawang disimpulkan korban diduga orang yang mengalami gengguan kejiwaan.

"Selain itu korban juga terpental sejauh 10 meter, selanjutnya korban dibawa ke RSUD Gemolong dengan menggunakan mobil ambulance milik PMI untuk di visum," terangnya.

Setelah dilakukan olah TKP oleh Polsek Sumberlawang dan team identifikasi Polres Sragen bersama Puskesmas Kecamatan Sumberlawang, tidak diketemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban.

Korban meninggal dunia murni  kecelakaan kereta api.

Polsek Sumberlawang mengamankan barang bukti, kaos warna hitam, celana panjang jeans biru, dan sebuah sarung lurik.(uti)

Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved