Kepala KSOP Tanjung Emas Bakal Beri Sanksi Karyawannya yang Terlibat Korupsi

Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Emas Semarang canangkan zona Intergritas menuju wilayah bebas korupsi (WBK).

Kepala KSOP Tanjung Emas Bakal Beri Sanksi Karyawannya yang Terlibat Korupsi
Tribun Jateng/Hermawan Handaka
KSOP Tanjung Emas Semarang saat menandatangani dan memberikan keterangan tentang Perencanaan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Selasa (7/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Emas Semarang canangkan zona Intergritas menuju wilayah bebas korupsi (WBK) serta wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM), Selasa (7/5/2019).

Kepala KSOP Semarang, Ahmad Wahid mengatakan sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan Presiden (Pepres) 54 tahun 2018 bahwa salah satu strategi mencegah korupsi adalah pembangunan zona intergritas (ZI).

Oleh sebab itu, langkah pencanangan ZI bertujuan agar layanan menjadi cepat, profesional, dan menuju wilayah bebas korupsi.

"Dari layanan yang ada kami sebagian besar sudah menggunakan layanan online. Jadi sudah lebih sederhana dan tidak usah ketemu," ujarnya.

KSOP Tanjung Mas Semarang: Peringatan Gelombang Tinggi Tak Pengaruhi Jadwal Kapal Pelni

Pihaknya juga telah membangun komitmen dengan karyawan untuk mencegah adanya gratifikasi, dan pungli.

Komitmen tersebut juga ditekankan dengan stakeholder terkait untuk menghindari penyalahgunaan wewenang.

"Kami ada sistem Whister Blower, kami ada layanan pengaduan," tutur dia.

Pihaknya juga tidak segan-segan memberikan sanksi untuk karyawan yang kedapatan melanggar aturan. Sanksi tersebut satu diantaranya sanksi kepegawaian.

"Kami juga berikan sanksi kepada karyawan yang melanggar aturan," jelasnya.

Ia mengatakan Tanjung Emas merupakan pelabuhan bertaraf internasional. Telah banyak perubahan pelayanan yang dilakukan.

"Jadi sekarang tidak ada lagi calo. Bisa dipastikan yang bisa naik kapal yang mempunyai tiket. Pengawasan-pengawasan sudah kami perbaiki," tukasnya. (rtp)

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved