Lapak Pedagang Timun Suri di Kabupaten Tegal Mulai Bermunculan, Berkah Dadakan Selama Ramadan

Lapak buah di beberapa pasar tradisional dan pinggir jalan di Kabupaten Tegal mulai ramai bermunculan.

Lapak Pedagang Timun Suri di Kabupaten Tegal Mulai Bermunculan, Berkah Dadakan Selama Ramadan
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
Lapak buah dadakan milik Hadha (40) yang menjajakan timun suri untuk tambahan menu takjil, di Jalan Raya Slawi-Lebaksiu Kabupaten Tegal, Selasa (7/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Lapak buah di beberapa pasar tradisional dan pinggir jalan di Kabupaten Tegal mulai ramai bermunculan.

Mereka muncul secara tiba-tiba dan mayoritas menjajakan timun suri yang biasanya pula menjadi perburuan masyarakat Kabupaten Tegal tiap Ramadan.

Para pedagang yang menjajakan timun suri tersebut pun mencoba peruntungan, mengejar peluang selama Ramadan, dimana warga memburu timun suri untuk diolah sebagai takjil, menu berbuka puasa.

Hadha (40) misalnya, pedagang timun suri ini berujar telah menyiapkannya untuk dijual di Jalan Raya Slawi-lebaksiu, Kabupaten Tegal sebelum Ramadan.

"Timun suri yang dijual para pedagang sebagian besar bersumber dari produksi petani di Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Brebes," ujar Hadha saat ditemui Tribunjateng.com, Selasa (7/5/2019).

Hadha menyebutkan, pada bulan puasa ini, dirinya sengaja memilih tempat jualan timun suri di Kabupaten tegal karena melihat peluang pasar yang cukup tinggi.

Sementara di sisi lain, kata Hadha, petani timun suri di wilayah Tegal selama ini sangat langka.

"Permintaan timun suri di Tegal setiap bulan puasa cukup tinggi. Pasti habis terjual dibeli warga. Sayangnya untuk bulan puasa sekarang, produksi timun suri dari para petani sangat terbatas. Sedang tidak musim panen raya,” ujar Hadha, yang merupakan warga pendatang dari Jawa Timur.

Keterangan senada juga diungkapkan Aris Surya (25), warga Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat.

Aris yang merupakan pedagang musiman itu yang sudah satu hari membuka lapak khusus di tepi ruas jalan nasional Tegal-Purwokerto di sekitar Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal.

Dia mengatakan, harga pembelian timun suri dari pemasok dan harga jual eceran timun suri di lapak-lapak pedagang dadakan pun pada bulan puasa ini terbilang tinggi.

"Harga jual timun suri di lapak-lapak pedagang dadakan dan di pasar-pasar tradisional di Kabupaten Tegal, rata-rata berkisar antara Rp 5 ribu hingga Rp 7 ribu per kilogram," ungkap Aris. (Akhtur Gumilang)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved