Menjerit Histeris saat Pesawat Dilalap Api dalam Tragedi 41 Orang Tewas Terpanggang

Sebuah pesawat maskapai penerbangan Aeroflot, Rusia, dilalap si jago merah ketika melakukan pendaratan darurat di Bandara Sheremetyevo, Moskow

Menjerit Histeris saat Pesawat Dilalap Api dalam Tragedi 41 Orang Tewas Terpanggang
youtube
Video Sukhoi Terbakar 

TRIBUNJATENG.COM, MOSKOW -- Sebuah pesawat maskapai penerbangan Aeroflot, Rusia, dilalap si jago merah ketika melakukan pendaratan darurat di Bandara Sheremetyevo, Moskow, sekira pukul 18.30 waktu setempat, Minggu (5/5). Setidaknya 41 orang, dua di antara anak-anak, tewas terpanggang dalam kejadian itu.

Pesawat Sukhoi superjet tersebut sedianya akan terbang dari Moskow ke Kota Murmansk di Arktik. Tak lama setelah take off, sekira 30 menit, pesawat yang membawa 78 orang tersebut melakukan pendaratan darurat di Bandara Sheremetyevo.

Data awal menyebutkan sebanyak 37 penumpang dalam kondisi selamat setelah berhasil keluar dari pintu darurat pesawat. Penumpang yang ketakutan terlihat melarikan diri dari pesawat Aeroflot pada saat api berkobar di bagian belakang si burung besi itu.

Api tampak keluar dari jendela pesawat dan terdengar jeritan penumpang sehingga menimbulkan suasana mencekam. "Meski begitu banyak penumpang yang tidak segera meninggalkan pesawat sesuai instruksi karena mereka sibuk mengambil barang bawaan di bagasi dalam kabin.

Indikasi awal menunjukkan gangguan listrik mungkin menjadi pemicu kebakaran saat pesawat berada di udara. "Saya duduk di dekat mesin pesawat dan melihat bagaimana semuanya meleleh.

Entah bagaimana saya berhasil mencapai pintu keluar. Para pramugari berkata, ayo, cepat, merangkak, sedikit tersisa sampai pintu keluar. Saya berhasil melompat dari pesawat, " kata seorang penumpang

Sebuah sumber menyebut pesawat itu kembali ke bandara setelah terdeteksi terjadi kebakaran dalam pesawat. Namun sumber lain mengatakan kebakaran di mesin terjadi karena pesawat melakukan pendaratan keras.

Menteri Kesehatan Dmitry Matveyev mengatakan ada 11 orang mengalami luka-luka. Sedangkan seorang pramugari yang berusaha menyelamatkan 73 penumpang dari kebakaran itu, Maxim Moiseev, tercatat sebagai korban tewas. Dalam pesawat itu ada lima awak kabin.

Kantor Berita Interfax melaporkan pesawat itu Superjet-100 buatan Rusia itu baru saja lepas landas dari Bandara Sheremetyevo, ketika para kru mengeluarkan sinyal marabahaya. "Pendaratan darurat pertama tidak berhasil. Pada pendaratan kedua, pesawat menghantam landasan dan terbakar," kata sebuah sumber.

Bagian ekor pesawat mengalami kerusakan parah akibat jilatan api. Segera setelah kejadian, bandara tersebut ditutup untuk keberangkatan dan kedatangan pesawat.

Rekaman video menggambarkan asap hitam tebal membubung ke angkasa. Gambar lain menunjukkan para penumpang melompat ke tangga darurat, selanjutnya berlarian menjauh dari pesawat yang terbakar.

Pesawat yang terbakar itu terlihat jelas dari terminal utama bandara yang berada di utara Moskow tersebut. Sebuah pesawat British Airways berada tak jauh dari pesawat naas itu.

"Kalian semua baik-baik saja? Saya masih hidup dan utuh. Aku berhasil melompat keluar. Ini adalah penerbangan Moskow ke Murmansk 17.50. Jelas tidak semua orang berhasil melarikan diri, belasungkawa besar kepada keluarga dan teman," ujar seorang penumpang bernama Mikkentosh di sosial media.

Penyebab kebakaran masih belum jelas. Selain masalah listrik, ada juga yang menyebut pesawat itu terkena petir. Surat kabar Komsomolskaya Pravda mengutip satu penumpang, Petr Egorov, yang mengatakan, "Kami baru saja lepas landas dan pesawat ditabrak petir .... Pendaratannya kasar, saya hampir pingsan karena ketakutan." (dailymail/feb)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved