Ramadhan Bulan Mulia, Hendi Minta Warga Tidak Lakukan Sweeping

Hal tersebut ditegaskan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi di hadapan ASN, Forkopimda, Muspida peserta Tarawih Keliling atau Tarling Senin (6/5)

Ramadhan Bulan Mulia, Hendi Minta Warga Tidak Lakukan Sweeping
ISTIMEWA
wali kota semarang memberi sambutan usai shalat tarawih di rumah dinas bersama muspida dan opd pemkot smg 

Mengakhiri sambutannya, Hendi mengingatkan isu yang sering muncul di bulan Ramadhan yaitu sweeping.

Sweeping merupakan permasalahan yang muncul karena kurangnya rasa tenggang rasa warga Kota Semarang.

Hendi meminta warga Kota Semarang untuk tidak bertindak anarkis dengan melakukan aksi sweeping.

Sebaliknya, Hendi mengharapkan warga masyarakat untuk melaporkan kepada Ketua RT atau RW setempat untuk kemudian diteruskan agar mendapat tindakan dari aparat yang berwenang yaitu Kepolisian.

“Jangan sweeping, laporkan saja kepada Pemerintah Kota, kami yang akan sampaikan kepada Polrestabes, biarkan Polrestabes yang akan menegur secara persuasif, ini untuk menjaga situasi kota Semarang yang sudah kondusif. Perbedaan menjadi kekuatan kita, dengan menjunjung tinggi sikap saling menghormati," pungkasnya.

Dalam tausiyah Tarling, Drs. KH. Fakhrurozi mengingatkan bahwa Ibadah Puasa Ramadhan bukan hanya membutuhkan fisik yang kuat tetapi Rohani dan niat yang kuat.

Kekuatan fisik dan usia tidak menjamin iman seseorang. Dicontohkan Fakhrurozi, ada anak SD yang puasanya kuat sampai maghrib, dan sebaliknya ada anak kuliah atau bapak PNS yang kerjanya di ruang ber AC kadang tidak kuat puasanya.

"Itu karena fisiknya kuat tetapi rohaninya tidak kuat," ujarnya.(*)

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved