Terdeteksi Ada Rencana Penyerangan Kantor KPU, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto Lakukan Hal Ini

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mendeteksi akan ada aksi ujuk rasa hingga penyerangan pada kantor-kantor penyelenggara Pemilu 2019

Terdeteksi Ada Rencana Penyerangan Kantor KPU, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto Lakukan Hal Ini
KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat ditemui seusai rapat dengan Komisi I, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/5/2018) 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mendeteksi akan ada aksi ujuk rasa hingga penyerangan pada kantor-kantor penyelenggara Pemilu 2019, mulai Komisi Pemilihan Umum (KPU) hingga kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Mereka terprovokasi dan pembentukan opini oleh pihak-pihak yang tidak menerima hasil penghitungan perolehan suara Pemilu 2019.

Karena itu Panglima TNI menegaskan, pihaknya akan melaksanakann deteksi dini cegah dini, temu cepat, dan lapor cepat setiap ada perkembangan situasi.

BREAKING NEWS : Kecelakaan di Bundaran Madukoro Semarang, Seorang Pelajar Tewas Tertabrak Truk Box

BREAKING NEWS : Bocah Asal Semarang Dicabuli Tetangganya, Orang Tua Curiga Cara Jalan Anaknya

Pengumuman Hasil UTBK SBMPTN 2019, Klik Link pengumuman-utbk.ltmpt.ac.id, Jangan Lupa Password

TNI bersama Polri juga melakukan patroli bersama di wilayah-wilayah yang dianggap memiliki tingkat kerawanan tinggi.

"Terhadap hal-hal yang menonjol yang terjadi di wilayah. TNI juga terus melakukan patroli bersama Polri dalam rangka cipta kondisi wilayah," kata Hadi saat rapat kerja terkait evaluasi penyelenggaraan Pemilu 2019 dengan Pimpinan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/6/2019).

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengungkapkan, ada indikasi provokasi dan pembentukan opini oleh pihak-pihak yang tidak menerima hasil penghitungan perolehan suara Pemilu 2019.

"Terdapat indikasi tidak menerima hasil penghitungan suara ke KPU dan provokasi serta upaya cipta opini melalui media sosial masih gencar," ujar Hadi.

Selain itu, lanjut Hadi, ada tudingan kecurangan dalam pelaksanaan pemungutan suara, proses penghitungan hingga penetapan hasil pemilu.

Hadi memprediksi, jika situasi tersebut terus berlangsung, maka akan memunculkan aksi unjuk rasa bahkan penyerangan terhadap kantor-kantor penyelenggara pemilu.

"Akibat dari keberatan tersebut dapat terjadi aksi untuk melaksanakan unjuk rasa atau bahkan penyerangan terhadap kantor-kantor penyelenggara pemilu, KPU dan Bawaslu, yang sudah kami prediksi," kata dia.

Halaman
1234
Editor: galih permadi
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved