Mekanisme Layanan Donor Darah PMI Salatiga Diubah Selama Ramadan, Stok Darah Aman Hingga Lebaran

Ramadan 2019, jumlah pendonor di Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Salatiga mulai mengalami penurunan.

Mekanisme Layanan Donor Darah PMI Salatiga Diubah Selama Ramadan, Stok Darah Aman Hingga Lebaran
TRIBUN JATENG/M NAFIUL HARIS
Seorang tenaga medis menunjukkan stok darah yang tersimpan pada lemari khusus di PMI Kota Salatiga, Rabu (8/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Ramadan 2019, jumlah pendonor di Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Salatiga mulai mengalami penurunan.

Pada hari biasa pendonor dalam sehari mencapai 2 orang, sekarang kondisinya tidak menentu.

Pencari Pelestari Donor Darah Sukarela (P2DS) PMI Kota Salatiga Malikah mengatakan, total stok darah yang saat ini tersimpan ada sekitar 650 kantong dari berbagai golongan.

Meskipun demikian, menurutnya, stok tersebut aman sampai Lebaran dalam pemenuhan kebutuhan rumah sakit maupun puskesmas.

“Kebutuhan umumnya per bulan mencapai 800 kantong. Sedang Ramadan paling banyak, berkaca tahun lalu yang datang mendonor maksimal 100 kantong, termasuk acara di luar,” terangnya kepada Tribunjateng.com, Rabu (8/5/2019).

Menurut Malikah, mengantisipasi kebutuhan selama Ramadan, ia telah melakukan pengaturan ulang jadwal bagi pendonor.

Hal itu kata dia agar stok darah tidak kadarluarsa sampai masa Lebaran tiba.

“Jadi Ramadan kali ini, terpaksa pelayanan donor darah kami ubah. Tidak setiap hari pendonor kami terima. Tetapi, waktunya kami geser sesuai jadwal dan stok darah yang tersimpan di PMI,” katanya.

Ia menambahkan, pada bulan puasa PMI Kota Salatiga memaksimalkan pendonor darah dari jamaah gereja dengan menjadwalkan setiap bulan minimal terkumpul 100 kantong darah atau setiap gereja dijatah sebanyak 25 orang dalam sebulan.

Dikatakannya, sedang bagi umat muslim yang menjalankan ibadah puasa, pihaknya melayani jam donor darah mulai pukul 16.00 hingga pukul 21.00, kemudian pada waktu mendekati sahur.

“Kami targetkan 500 kantong terkumpul selama Ramadan. Jadi dengan siklus permintaan dan waktu donor diatur secara baik, harapannya mencukupi kebutuhan. Sehingga, tidak ada stok darah yang terbuang,” jelasnya.

Malikah menegaskan, stok darah pada Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Salatiga saat ini untuk golongan darah A sebanyak 100 kantong, kemudian B 120 kantong, dan O 165 kantong, lalu AB sejumlah 33 kantong.

“Itu data per hari ini yang masuk Rabu (8/5/2019) sekitar 418 kantong. Semua golongan aman atau berlebih dari kebutuhan harian. Melihat kebutuhan sampai Lebaran sangat mencukupi,” tegasnya. (M Nafiul Haris)

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved