Sriwijaya Air Bisa Tutup Beberapa Rute Akibat Rencana Revisi Tarif Batas Atas Tiket Pesawat

Rencana pemerintah menurunkan tarif batas atas (TBA) tiket pesawat diperkirakan bakal menekan potensi pendapatan maskapai penerbangan.

Sriwijaya Air Bisa Tutup Beberapa Rute Akibat Rencana Revisi Tarif Batas Atas Tiket Pesawat
tribunjateng/dok
SRIWIJAYA AIR 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA -- Rencana pemerintah menurunkan tarif batas atas (TBA) tiket pesawat diperkirakan bakal menekan potensi pendapatan maskapai penerbangan.

Rencananya, penurunan TBA tak hanya diberlakukan kepada penerbangan yang memberikan pelayanan dengan standar maksimum (full services), tetapi juga kepada penerbangan bertarif rendah (low-cost carrier/LCC).

Direktur Utama Sriwijaya Air, Joseph Saul mengatakan, pihaknya mau tidak mau harus ikut dengan aturan pemerintah.

“Tentunya pengaruh ke pendapatan,” katanya, kepada Kontan, Selasa (7/5).

Dalam kondisi seperti itu, menurut dia, Sriwijaya Air bahkan bisa saja menutup rute-rute yang tidak menguntungkan, sebagai upaya membuat arus keuangannya tetap sehat.

“Kami akan tutup rute merugi, dan cari pasar yang lebih menguntungkan,” tambahnya.

Joseph menuturkan, Sriwijaya bakal memantau secara ketat potensi pasar seandainya Menteri Perhubungan melanjutkan upaya penurunan TBA.

Upaya mencari pasar yang menguntungkan itu merupakan strategi Sriwijaya Air untuk tetap bertahan memeroleh laba.

Adapun, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) meminta Kemenhub tetap memperhatikan biaya operasional maskapai dalam merevisi aturan tersebut.

Sebab, jika harga tiket terlalu murah, dikhawatirkan akan membuat maskapai merugi.

Halaman
12
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved