Sudah Dua Kali Herman Curi Kain Batik Pekalongan, Aksinya Terungkap Melalui Rekaman CCTV

Pemuda bernama Herman Fironi (31) warga Kelurahan Pasirkraton Kramat, Kecamatan Pekalongan Barat itu mencuri kain batik.

Sudah Dua Kali Herman Curi Kain Batik Pekalongan, Aksinya Terungkap Melalui Rekaman CCTV
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Kapolres Pekalongan Kota AKBP Ferry Sandy Sitepu menunjukkan barang bukti kain batik yang dicuri Herman, Rabu (8/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Seorang pemuda pekerja produksi batik cap di Kota Pekalongan terpaksa digiring ke kantor polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Pasalnya, pemuda bernama Herman Fironi (31) warga Kelurahan Pasirkraton Kramat, Kecamatan Pekalongan Barat itu mencuri kain batik.

Tak tanggung-tanggung Herman mencuri 100 kain batik milik teman kakaknya sendiri.

Karena perbuatannya, Herman harus berurusan dengan pihak berwajib dan menjalani kurungan selama 5 tahun.

Saat diperiksa petugas di Mapolres Pekalongan Kota, Herman menjelaskan, sudah dua kali dirinya melakukan perbuatan tersebut.

"Saya sudah dua kali mencuri kain batik. Barang hasil curian yang pertama sudah laku terjual. Sedangkan yang kedua belum sempat terjual," paparnya, Rabu (8/5/2019).

Herman mengaku, dari hasil penjualan kain yang ia curi itu untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.

"Tidak sampai Rp 3 juta saya jual kain batik. Saya melakukannya karena terdesak biaya kebutuhan jelang hari raya," katanya.

Sementara itu, Kapolres Pekalongan Kota AKBP Ferry Sandy Sitepu menjelaskan, Herman diciduk Unit Reskrim Polsek Tirto setelah melakukan aksinya di wilayah Desa samborejo RT 14 RW 05 Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan.

"Pelaku melancarkan aksinya dengan dalih mencari pekerjaan pada 5 Mei 201. Karena di tempat kerjanya tengah sepi pesanan," ujar AKBP Ferry.

Dilanjutkannya, pelaku sempat dikejar korban saat melakukan aksi yang terakhir, namun bisa melarikan diri.

"Karena di rumah korban ada CCTV, wajah pelaku bisa diketahui dan Unit Reskrim berhasil meringkus pelaku kurang dari 24 jam, setelah kejadian," jelasnya.

Ia menambahkan, pelaku akan dijerat Pasal 362 tentang Pencurian dan akan dikenakan kurungan 5 tahun penjara.

"Pelaku sempat menjual barang curiannya di sekitar Kota Pekalongan, namun akhirnya berhasil diringkus," tambahnya. (Budi Susanto)

Penulis: budi susanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved