Tanggapi Haris Azhar soal Tragedi Pemilu 2019, Adian Napitupulu: 5 Tahun Lalu 157 Orang Meninggal

Politisi PDIP, Adian Napitupulu menanggapi pernyataan Haris Azhar soal petugas KPPS yang meninggal dunia.

Tanggapi Haris Azhar soal Tragedi Pemilu 2019, Adian Napitupulu: 5 Tahun  Lalu 157 Orang Meninggal
KOLASE TRIBUN JATENG
Adian Napitupulu dengan Haris Azar 

TRIBUNJATENG.COM- Politisi PDIP, Adian Napitupulu menanggapi pernyataan Haris Azhar soal petugas KPPS yang meninggal dunia.

Hal tersebut tampak pada acara Catatan Demokrasi Kita pada Rabu (8/5/19).

Adian Napitupulu mengatakan bahwa meninggalnya petugas KPPS tidak hanya terjadi pada Pemilu 2019, tahun 2014 juga menelan korban.

Namun, menurutnya, tragedi ini ramai dibicarakan karena korbannya lebih banyak dari pemilu 2014 lalu.

"Tapi sebenarnya yang ingin saya sampaikan, tidak cuma sekarang kok, lima tahun lalu ada 157 orang yang meninggal," ujar Adian.

Lantas Adian menyinggung soal honor yang diterima oleh petugas KPPS.

Menurutnya pajak potongan honor yang diterima sudah sesuai dengan undang-undang.

"Pajak potongan honorarium itu diaturnya dalam Undang-Undang Pajak Nomor 7 tahun 1983, artinya pemotongan-pemotongan honorer KPPS itu sejak tahun 1983."

"Pemilu 1984, pemilu sekian-sekian itu terjadi pemotongan, kenapa sekarang baru ramai?" ujar Adian.

Adian lantas mengakui bahwa honor yang didapat oleh petugas KPPS sangat kecil.

Halaman
1234
Penulis: Wahyu Ardianti Woro Seto
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved