Nekat Menjajakan Diri saat Bulan Ramadan, Begini Nasib 6 PSK di Kabupaten Tegal

Satreskrim Polres Tegal menjaring enam PSK dan sita 25 botol minuman keras dalam Operasi Pekat yang dilakukan pada Kamis (9/5/2019) dini hari.

Nekat Menjajakan Diri saat Bulan Ramadan, Begini Nasib 6 PSK di Kabupaten Tegal
repro/warta kota
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Satreskrim Polres Tegal menjaring enam pekerja seks komersial (PSK) dan sita 25 botol minuman keras dalam Operasi Pekat yang dilakukan pada Kamis (9/5/2019) dini hari pukul 01.00 WIB.

Enam pekerja seks komersial itu diamankan saat sedang pesta miras di bekas komplek lokalisasi Peleman, Desa Sidaharja Kecamatan Suradadi Kabupaten Tegal.

PSK yang berhasil diamankan anggota Polres Tegal antara lain Yuliati (29), warga Kecamatan Sapuran Kabupaten Wonosobo, Surinah warga Kabupaten Tegal, dan Endang warga Kecamatan Ampelgading Kabupaten Pemalang.

Kemudian, ada Ayu Suryani (22), warga Kecamatan Pemalang Kabupaten Pemalang, Himatul Izza warga Kabupten Pemalang dan Widiharti (35) warga Kecamatan Bojong, Kota Pekalongan.

Seorang Wanita Tewas di Area Lokalisasi Gambilangu Semarang, Begini Penjelasan dari Para Saksi

Kasatreskrim Polres Tegal AKP Bambang Purnomo mengatakan, para PSK tersebut diganjar Tindak Pidana Ringan (Tipiring).

"Anggota telah mengamankan enam PSK beserta 13 botol bir hitam merk Guiness, 2 botol kecil arak merk cap Orang Tua, dan 10 botol besar bir merk Anker. Setelah diamankan, dibawa ke kantor Satreskrim Polres Tegal untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata AKP Bambang kepada Tribunjateng.com, Kamis (9/5/2019).

Modus operandinya, kata Kasatreskrim, sang mucikari telah menyediakan tempat dan PSK sebagai sarana untuk melakukan perbuatan cabul bagi tamu yang datang ke lokasi tersebut.

Sehingga, dia menilai, perbuatan mucikari dan PSK jelas menyalahi aturan yang berlaku.

"Karena selain bekas komplek lokalisasi tersebut sudah ditutup, sang mucikari dan PSK pun menyalahi aturan hukum yang berlaku. Apalagi ini bulan puasa," terangnya.

Mereka yang terjaring akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Lebih lanjut, dia pun sudah menginstruksikan pada seluruh anggota untuk rutin merazia PSK yang masih berada di bekas komplek lokalisasi. (gum)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved