Rekayasa Lalu Lintas Jelang Lebaran Mulai Dipersiapkan Dishub Karanganyar, Ini Skenario Penerapannya

Menjelang arus mudik Lebaran 2019, penanganan arus lalu lintas daerah perbatasan di wilayah Soloraya kian intensif dilakukan.

Rekayasa Lalu Lintas Jelang Lebaran Mulai Dipersiapkan Dishub Karanganyar, Ini Skenario Penerapannya
Tribun Jateng/Agus Iswadi
Suasana perlintasan di bawah flyover Palur Karanganyar. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Menjelang arus mudik Lebaran 2019, penanganan arus lalu lintas daerah perbatasan di wilayah Soloraya kian intensif dilakukan.

Kepala Dinas Perhubungan, Perumahan, dan Kawasan Pemukiman (Dishub PKP) Kabupaten Karanganyar, Sundoro memprediksi puncak arus mudik menuju wilayahnya akan terjadi pada H-3 Lebaran tahun ini.

"Pada prinsipnya daerah perbatasan akan kami tangani bersama. Karena ada beberapa interchange tol wilayah kami yang mempunyai imbas dengan kabupaten lain," terangnya saat ditemui Tribunjateng.com, Kamis (9/5/2019).

Ia mencontohkan, interchange Tol Ngasem, apabila pengendara keluar tol ke arah barat akan berdampak di Kabupaten Boyolali.

Sedangkan ke arah timur akan berdampak di Kabupaten Sukoharjo.

Selanjutnya interchange Tol Klodran, apabila ke timur berdampak di Kota Surakarta.

Kalau Ngasem tidak ada masalah, yang ada masalah itu (interchange) Klodran.

Para pengendara yang keluar dari interchange Klodran Colomadu Karanganyar, apabila melintas ke timur sepanjang Jalan Adi Sumarmo ada penyempitan jalan dan traffic light wilayah Surakarta.

"Kemarin sudah kami koordinasikan dengan wilayah Solo, di daerah perempatan itu akan dilakukan rekayasa lalu lintas. Sehingga yang melintas di perempatan tidak boleh memotong," terangnya.

Dari arah utara (Jalan Sutandiyo) tidak boleh melintas ke selatan (Jalan Pakel), begitu juga sebaliknya.

Halaman
12
Penulis: Agus Iswadi
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved