Kenakan Seragam Pink, Ibu Ibu Bhayangkari Cabang Pemalang Bagikan Takjil ke Pasar

Sorotan mata pengguna jalan tertuju pada puluhan wanita berbaju pink yang memadati kawasan Pasar Petarukan Kabupaten Pemalang.

Kenakan Seragam Pink, Ibu Ibu Bhayangkari Cabang Pemalang Bagikan Takjil ke Pasar
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Aksi ibu-ibu Bhayangkari Cabang Pemalang menggunakan baju berwarna merah muda membagikan takjil di Pasar Petarukan, Jumat (10/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEMALANG - Sorotan mata pengguna jalan tertuju pada puluhan wanita berbaju pink yang memadati kawasan Pasar Petarukan Kabupaten Pemalang.

Pasalnya selain warna baju yang mencolok, rombongan ibu-ibu tersebut terlihat tengah membagikan takjil untuk pengguna jalan yang melaksanakan ibadah puasa.

Mereka adalah rombongan Bhayangkari Cabang Pemalang beserta jajaran Polres Pemalang yang sedang melaksanakan safari Ramadhan.

Walaupun sempat terkejut, namun beberapa pengguna jalan langsung mendekati rombongan ibu Bhayangkari itu.

"Saya pikir ada peringatan hari besar apa, ternyata ibu-ibu Polisi membagikan takjil gratis, ya Alhamdulillah kami pengguna jalan terbantu karena bisa berbuka di jalan," ujar Supriyanto (37) warga Comal Kabupaten Pemalang, Jumat (10/5/2019).

Adapun safari Ramadhan yang dilakukan jajaran Polres Pemalang sudah berlangsung selama tiga hari terakhir.

Di mana jajaran Polres Pemalang berkunjung ke sejumlah tempat untuk membagi takjil.

Ketua Bhayangkari Cabang Pemalang, Elvita Kristanto, menuturkan, Bhayangkari Cabang Pemalang telah menyiapkan 100 takjil untuk dibagikan.

"Kegiatan safari ramadhan telah berlangsung di tiga kecamatan, sebelumnya kami telah melaksanakan di Kecamatan Taman dan Watukumpul," terangnya.

Selain membagikan takjil, ia menerangkan, ada pula pemberian santunan ke anak yatim.

"Rangkaian kegiatan safari ramadhan meliputi pembagian takjil, pemberian santunan anak yatim dan tali asih, tausyiah, buka puasa bersama dan menunaikan ibadah sholat tarawih berjamaah," imbuhnya.

Elvita menambahkan, kegiatan sengaja digelar untuk berbagi kepada masyarakat yang disibukkan dengan aktivitas di jalan raya.

"Bagi sebagian orang ataupun pengguna jalan pastinya belum tentu bisa berbuka karena kesibukan ataupun tak mampu membeli makanan untuk berbuka, karena keadaan ekonomi, maka dari itu kami ingin mambantu.

Kami ingin kehadiran Bhayangkari bisa memberikan manfaat bagi masyarakat di Kabupaten Pemalang," tambahnya. (Bud).

Penulis: budi susanto
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved