Ciri Orang Belum Dewasa Beragama Menurut Taslim Sahlan: Tidak Toleran Terhadap Agama Lain

Penolakan secara keras pembangunan tempat ibadah orang lain juga tak diperkenankan, karena hal tersebut merupakan ciri beragama tak secara dewasa.

Ciri Orang Belum Dewasa Beragama Menurut Taslim Sahlan: Tidak Toleran Terhadap Agama Lain
TRIBUN JATENG/AKBAR HARI MUKTI
Ketua FKUB Jateng Taslim Sahlan memberi pemaparan di sarasehan lintas agama di Gh Corner Restaurant, Semarang, Minggu (12/5/2019). Sarasehan ini digelar SMP-SMA Semesta Semarang.

FKUB Jateng menurutnya sering melakukan hal tersebut, lewat FKUB yang ada di kabupaten/kota seluruh Jawa Tengah.

FKUB menurutnya tak memiliki kewenangan secara teknis dalam pembangunan tempat ibadah, tetapi pihaknya bisa mendorong masyarakat untuk tidak mengganggu pembangunan tempat peribadatan masyarakat dari agama lain.

"Tentunya orang beragama untuk beribadah perlu tempat ibadah. Tidak boleh ditolak hal-hal seperti itu," ungkap dia.

Ketua FKUB Kota Semarang, Drs Mustamaji menilai saat ini masyarakat Kota Semarang sudah dewasa dalam menjalankan agamanya.

Buktinya, tak ada penolakan pembangunan tempat ibadah oleh segelintir orang terjadi di Semarang.

"Kami ingin apa yang terjadi di Semarang, juga terjadi di seluruh Indonesia. Tak ada orang ramai-ramai menolak pembangunan tempat ibadah," urainya.

Menurut Mustamaji, banyak sisi positif dalam penerapan kedewasaan beragama.

Satu di antaranya adalah saling tolong menolong dan tenggang rasa.

"Beberapa masyarakat Kristen sering bagi-bagi takjil saat mau berbuka puasa. Lalu saat imlek juga masyarakat muslim sering meramaikannya," ujar dia.

Perwakilan SMP-SMA Semesta Semarang, Abdul Khaeri menilai sarasehan-sarasehan seperti ini harus terus dipanting. Agar, wacana dewasa dalam beragama terus ada.

"Maka kami adakan forum ini," paparnya.

Dengan mengundang masyarakat lintas agama di Kota Semarang, menurutnya pembahasan akan menjadi semakin luas dan optimal. (Akbar Hari Mukti)

Penulis: akbar hari mukti
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved