Breaking News:

Video Viral Penampakan Buaya Sepanjang 3 Meter di Laut Cilacap, Polisi Perairan Langsung Patroli

Heboh video detik-detik penampakan buaya di perairan laut Cilacap, diperkirakan sepanjang 3 meter

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: abduh imanulhaq
IST
Heboh video viral penampakan buaya di perairan Cilacap, sekitar Kampung Laut 

Heboh video detik-detik penampakan buaya di perairan laut Cilacap, diperkirakan sepanjang 3 meter

TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Netizen terutama warga Cilacap, Jawa Tengah, digegerkan penampakan seekor buaya berenang-renang di perairan laut yang diyakini dekat mereka tinggal, Minggu (12/5/2019).

Video rekaman amatir penampakan buaya tersebut jadi viral diunggah di media sosial, terutama Facebook.

Beberapa pemilik akun juga membagikannya di grup-grup komunitas.

Lokasi penampakan buaya ini diperkirakan di sekitar perairan Kampung Laut.

UPDATE: Diperkirakan Ada 7 Ekor Buaya Muara Berkeliaran di Perairan Nusakambangan, Warga Diminta Waspada

Dalam video berdurasi 55 detik, satwa amfibi itu terapung-apung bak sebatang kayu.   

Namun, terang benderang bahwa yang terekam kamera itu adalah buaya.

Mendengar informasi tersebut, Satuan Polisi Perairan Polres Cilacap langsung menindaklanjutinya dengan melakukan patroli.

Penampakan buaya sepanjang 3 meter di sekitaran Kampung Laut itu memang cukup membuat warga sekitar resah.

Petugas pun melakukan patroli laut dan menyisir sekitar perairan Kampung Laut, Bengawan Donan, Holcim, dan perairan Nusakambangan, dekat dengan dermaga Wijayapura.

Polisi Perairan Cilacap berpatroli mendapat kabar penampakan buaya di laut
Polisi Perairan Cilacap berpatroli mendapat kabar penampakan buaya di sekitar Kampung Laut (SATPOL AIR CILACAP)

Hasil patroli tersebut nihil, para personel Satuan Polisi Perairan Polres Cilacap belum menemukan buaya.

Kemudian Minggu (12/5/2019) ini, kembali instansi ini menerima informasi mengenai keberadaan buaya di perairan Holcim.

Mendengar informasi tersebut, polisi langsung berpatroli serta mendatangi lokasi.

"Satuan Pol Air sudah melalukan koordinasi dengan KSOP untuk melaksanakan patroli perairan dan upaya penangkapan dengan karantina hewan," ujar Kasat Pol Air AKP Huda Safi’i kepada Tribunjateng.com.

Pihaknya juga memasang rambu-rambu yang menginformasikan keberadaan buaya di area sekitar perairan Holcim dan lingkungan terdekat.

"Kepada seluruh masyarakat dan nelayan, kami harapkan untuk selalu berhati-hati serta waspada terkait keberadaan buaya tersebut.

Kalau menemukannya, harap segera menghubungi kami.

Jangan bertindak sendiri agar tak terjadi hal-hal yang tak diinginkan," tambahnya.

Keberadaan buaya saat ini masih terus dipantau petugas.

Sebab, sewaktu-waktu bisa muncul dan hilang begitu saja. 

Diperkirakan buaya tersebut adalah buaya muara atau disebut juga buaya berkatak (Crocodylus porosus).

Buaya ini jenis terbesar di dunia.

Ukurannya bisa jauh lebih besar dari buaya nil (Crocodylus niloticus) dan alligator Amerika (Alligator mississipiensis).

Penamaan buaya muara karena selain di hidup di habitat utama yakni sungai, juga bisa hidup di dekat laut alias muara.

Kadang dijumpai di laut lepas.

Tidak heran jika buaya ini satu-satunya buaya yang bisa bertahan di air asin atau air laut.

Nama lainnya adalah buaya air asin dan buaya laut.

Dalam bahasa inggris dipanggil saltwater crocodile atau Indo-Australia Crocodile.

Meski dapat ditemukan di laut lepas, buaya muara dikenal sebagai perenang yang buruk. (Tribunjateng/jti)

Cuitan soal Perang Dilaporkan ke Polisi, Ustad Haikal Hassan: Perang Total Pak Moeldoko Lebih Bahaya

Tersenyum di Mobil, Pose Perdana Pemuda yang Ancam Penggal Jokowi Setelah Ditangkap

Reaksi Gibran Rakabuming saat Ferdinand Hutahaean Komentari Ancaman Pria Penggal Jokowi

Beri Waktu 10 Menit Belanja, Nagita Slavina Mengeluh Lihat 5 Keranjang Lala: Ini Aji Mumpung Banget

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved